Suara.com - Bekas pacar kopilot pesawat nahas Germanwings, yang tak mau disebutkan namanya, kepada The Bild mengungkapkan sesuatu yang penting untuk membuktikan dugaan kesengajaan Kopilot Andreas Lubitz menabrakan pesawat di pegunungan Alpen, Prancis.
Perempuan asal Jerman itu bercerita kalau Lubitz kerap bermimpi buruk dan tiba-tiba terbangun sambil berteriak saat tengah malam.
“Kita akan jatuh,” seperti yang ditirukan bekas pacar Lubitz.
Dia juga menyampaikan kalau Lubitz pernah berniat agar namanya untuk dikenal dunia, meski dia tak tahu apa maksud Lubitz.
“Saat saya mendengar kabar tabrakan, ada satu ingatan yang berputar di kepala saya saat dia bilang ‘suatu hari saya akan melakukan sesuatu untuk mengubah sistem dan semua orang akan mengetahui dan mengingat saya,” cerita bekas pacar Lubitz lagi.
“Saya tidak mengerti apa yang dimaksudnya saat itu, tapi sekarang sudah jelas,” tambahnya lagi.
Seperti diberitakan, kopilot Andreas Lubitz yang diduga kuat dengan sengaja menabrakan pesawat Germanwings ke pegunungan Alpen, Prancis , pernah mengalami gangguan kejiwaan serius.
Pesawat Airbus A320 milik Germanwings jatuh menghujam pegunungan Alpen pada Rabu (25/3/2015) dan mengakibatkan 150 orang penunmpang plus kru, termasuk Lubitz tewas.
Lubitz diduga berada sendirian di dalam kokpit ketika peristiwa itu terjadi. Ia mengunci pintu kopilot dan tak mengizinkan kapten pilot masuk ke dalam ruang kemudi pesawat. (Bild/News.com.au)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum
-
Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?
-
Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru
-
Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?
-
Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit
-
Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol
-
DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik
-
Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas
-
Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot
-
Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi