Suara.com - Penyelidik dari kejaksaan Marseille, Prancis mengatakan bahwa pesawat Germanwings yang jatuh di Pegunungan Alpen pada 25 Maret kemarin, sengaja ditabrakkan ke gunung oleh kopilotnya yang bernama Andreas Lubitz.
Berdasarkan rekaman percakapan yang diperoleh dari kotak hitam, Lubitz diketahui mengunci kokpit ketika kapten pilot meninggalkan ruang kemudi pesawat yang membawa 150 orang, termasuk kedua pilot.
Sang pilot sempat mengetok, menggedor, dan menghantam pintu kokpit dengan kapak saat Lubitz membawa pesawat menukik tajam ke arah pegunungan. Dalam kecelakaan semua orang di dalam pesawat Airbus A320 itu tewas.
Pertanyaannya, mengapa pintu kokpit tak mudah dibuka dari luar?
Sejak serangan terhadap menara kembar WTC di New York, Amerika Serikat pada 11 September 2001, industri penerbangan memutuskan untuk membuat pesawat tak lagi mudah dibajak.
Salah satunya adalah dengan merancang pintu kokpit yang tak mudah dibuka dari kabin penumpang. Otoritas penerbangan sipil AS, FAA, mengisyaratkan agar semua pesawat harus cukup kuat untuk menahan ledakan granat sekalipun. Hanya pilot di dalam kokpit yang bisa membuka pintu itu.
Sistem keamanan kokpit sebenarnya dirancang agar hanya pilot yang bisa mengakses ke ruang kemudi pesawat.
Pada pesawat airbus pintu kokpit punya tiga mode, yang semuanya bisa diubah dengan mudah dari kursi pilot. Pertama adalah mengunci (lock), normal, dan membuka kunci (unlock).
Pada bagian luar pintu kokpit sendiri terdapat sebuah layar sentuh, yang bisa digunakan untuk mengakses ruang kemudi pesawat. Caranya mudah, tinggal memasukkan kata sandi atau password.
Pada mode normal, pintu kokpit terkunci tetapi bisa dimasuki. Caranya awak pesawat tinggal memasukkan password dan setelah 30 detik pintu akan terbuka sendiri.
Mode "unlock" biasanya digunakan oleh pilot untuk membukakan pintu saat rekannya pergi ke toilet dan akan kembali lagi ke ruang kemudi. Sementara "lock" artinya pintu tak bisa dibuka bahkan jika seseorang memasukkan password di layar sentuh pada pintu kokpit.
Pada beberapa pesawat bahkan tersedia kamera dan layar televisi agar pilot bisa melihat siapa yang akan masuk ke kokpit.
Berapa orang yang seharusnya berada dalam kokpit?
Ada juga pertanyaan, sebenarnya berapa orang yang harus ada di dalam kokpit di sepanjang penerbangan? Amerika Serikat mewajibkan selalu ada dua orang di dalam kokpit. Jika salah satu pilot sedang ke toilet, maka salah satu awak pesawat harus menemani pilot lainnya di kokpit.
Sebaliknya aturan di Jerman mengatakan bahwa salah satu pilot boleh meninggalkan pilot lainnya di dalam kokpit, tetapi dalam waktu tertentu yang sangat singkat. (BBC)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung