Suara.com - Nama Andreas Lubitz mendadak jadi bahan perbincangan media. Orang ini adalah kopilot pesawat Germanwings 9525 yang dituding sengaja menabrakkan pesawatnya ke Pegunungan Alpen pada Selasa, 24 Maret 2015 lalu.
Siapa sesungguhnya sosok lelaki yang dituduh membunuh 149 orang penumpang dan kru tersebut?
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh Daily Beast, Andreas Lubitz, sang kopilot berusia 28 tahun adalah warga Montabaur, sebuah daerah di dekat Kota Frankfurt, Jerman. Selebihnya, informasi mengenai Lubitz dapat dimasukkan dalam 8 poin berikut ini.
1. Menurut sejumlah anggota klub terbang lokal yang ia ikuti, Lubitz sudah mendapat lisensi terbang ketika masih berusia remaja.
2. Pada tahun 2008, ia diterima ke dalam program pelatihan pilot maskapai Lufthansa.
3. Berdasarkan informasi dari CEO Lufthansa, Carsten Spohr, Lubitz sempat cuti latihan selama 11 bulan karena alasan yang tidak diketahui, namun kemudian kembali ikut latihan setelah lolos beberapa ujian, termasuk penilaian psikologis.
4. Lubitz menjalani seluruh masa latihan di pusat Lufthansa di Goodyear, Arizona.
5. Sejak lulus program latihan pada tahun 2013, Lubitz sudah mengantongi 630 jam terbang.
6. Menurut pengakuan Peter Ruecker kepada AP, rekan Lubitz di klub terbangnya, Lubitz bahagia bisa bekerja di Germanwings.
7. Ibunda rekan sekelas Lubitz, kepada Frankfurter Allgemeine Zeitung mengatakan dirinya menduga Lubitz mengalami depresi.
8. Jurnalis Algemen Dagbland, Victor Schildkamp, lewat akun Twitternya mengaku mendapat informasi dari rekan Lubitz bahwa sang kopilot berencana akan menikah tahun depan.
Sebelumnya, dalam investigasi kecelakaan Germanwings 9525, diduga Lubitz sengaja menabrakan diri ke Pegunungan Alpen. Namun, belum diketahui apa motif Lubitz. Jaksa Prancis menyebutkan, kecil dugaan jika kecelakaan ini terkait dengan aksi teror. (Dailybeast)
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum
-
Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?
-
Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru
-
Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?
-
Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit
-
Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol
-
DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik
-
Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas
-
Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot
-
Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi