Suara.com - Lebih 50 toko di Blok B Komplek Pasar Kemakmuran Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Minggu (5/4/2015) dini hari hangus terbakar.
Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru Saparudin di lokasi kebakaran Pasar Kemakmuran Kotabaru di Kotabaru, Minggu, mengatakan jumlah toko yang terbakar lebih dari 50 unit.
"Api baru dapat dipadamkan setelah BPBD mengoperasikan enam unit mobil pemadam kebakaran dan tiga mobil tangki," katanya.
Turut membantu memadamkan api, puluhan unit pompa dan pemadam kebakaran yang dikelola masyarakat.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian harta benda ditaksir miliaran rupiah.
Pemilik toko yang menjual obat-obatan, pupuk, dan alat pertanian, Mutmainnah, mengaku tidak sempat menyelamatkan barang dagangannya.
"Kami datang ke sini api sudah berkobar, sehingga tidak ada sedikit pun barang yang bisa kami keluarkan," ujarnya.
Hal yang sama juga dialami oleh pemilik toko barang pecah belah, Udin dengan mengaku datang ke lokasi kebakaran, dalam keadaan api sudah membesar dan membakar sebagian besar toko.
Pemilik toko itu, mengaku tidak menyelamatkan barang dagangannya, meskipun sebenarnya ia berkesempatan karena tokonya berada di bagian depan.
"Kami juga tidak sempat menyelamatkan barang dagangan kami sedikitpun," kata pemilik toko hasil kerajinan tangan, Inah.
Ia berharap pemerintah daerah membantu para korban kebakaran, mengingat usahanya kini ludes terbakar.
"Ya kalau bisa kami ini dibantu, karena usaha kami sudah tidak ada lagi, dan ini adalah usaha satu-satunya," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Ojol jadi UMKM, Aplikator Tetap Wajib Beri Bonus Hari Raya
-
BRI Life Lakukan Penataan Ulang Bisnis Syariah Tahun 2026
-
Menopause Bukan Akhir dari Aktivitas Perempuan, Kenali Perubahan dan Cara Menjalaninya
-
Kinerja Menteri Prabowo Paling Buruk: Pigai dan Dody Hanggodo
-
Siapa Pengiran Raabi'atul Adawiyyah, Menantu Sultan Brunei yang Gelarnya Dicabut?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?