Suara.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengapresiasi kesediaan Presiden Joko Widodo untuk hadir dalam agenda rapat konsultasi dengan DPR yang direncanakan berlangsung Senin (6/4/2015) mulai jam 11.00 WIB nanti.
"Sebetulnya tradisi konsultasi begini bagus, jadi Presiden ngga cuma denger-denger atau baca koran," kata anggota Fraksi PKS di DPR.
Tapi, menurut Fahri, sebenarnya tak ada hal yang luar biasa dalam pertemuan kali ini. DPR sebagai lembaga legislatif, katanya, menggunakan hak konfirmasi untuk menanyakan sejumlah kebijakan kepada Kepala Negara.
Dalam rapat konsultasi nanti, ada sejumlah agenda nasional yang akan ditanyakan DPR dan dibahas bersama.
"Kami tanyakan soal Komjen BG (Budi Gunawan) yang tidak dilantik, penerbitan Perppu pimpinan KPK dan nomenklatur APBN (P)," kata Fahri.
Rapat konsultasi dengan Presiden akan dihadiri pimpinan DPR, pimpinan fraksi, pimpinan Komisi III khusus untuk membicarakan soal calon Kapolri dan Keppres Pelaksana Tugas KPK dan pimpinan badan anggaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Ancaman El Nino di Depan Mata, Pramono Siapkan Jurus Jaga Stok Beras hingga Daging
-
Feri Amsari Dilaporkan ke Polisi Usai Sebut Pemerintah Berbohong soal Swasembada Pangan
-
Usulan Gibran Soal Hakim Ad Hoc Dikritik, KontraS: Tak Ada di Aturan, Lebih Tepat Koneksitas
-
Di Tengah Tantangan Lingkungan, Bagaimana Industri AMDK Bertransformasi ke Arah Hijau?
-
KPK Bongkar Titik Rawan Korupsi Program MBG, Dari Regulasi Lemah hingga Konflik Kepentingan
-
Sampah Jadi Pundi Rupiah: Cara Warga Kutawaru Ubah 240 Ton Limbah Jadi Destinasi Wisata
-
Ketua Ombudsman Terseret Kasus Nikel, Komisi II DPR Akui Luput dan Sampaikan Maaf
-
Kasus Air Keras Andrie Yunus, KontraS Boikot Sidang Militer Anggota BAIS TNI?
-
Polisi Ciduk Pengedar Obat Tramadol Berkedok Jualan Ikan Cupang di Jakarta Pusat
-
Serangan Roket Lebanon Lukai 7 Warga Israel di Karmiel dan Nahariya