Ilustrasi kecelakaan kereta api (Shutterstock).
Seorang pedagang tahu warga Kabupaten Lebak, Banten, tewas setelah tergilas lokomotif kereta api yang melintas di sekitar Stasiun Rangkasbitung, Banten.
"Mayat pedagang tahu itu diketahui bernama Sukron (30) warga Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak," kata Wili, seorang petugas Kepolisian Khusus KA (Polsuska) Stasiun Rangkasbitung, Kamis, (9/4/2015).
Ia mengatakan, peristiwa kecelakaan tersebut pukul 14.00 WIB saat lokomotif melintas Stasiun Rangkasbitung untuk menuju Jakarta.
Sebelumnya warga yang melihat korban sudah memperingati adanya lokomotif yang melintas. Namun, korban tidak mengindahkan peringatan itu akhirnya Sukron tergilas lokomotif itu.
Kondisi tubuh korban sangat mengenaskan karena kepala dan tangan terputus.
"Korban tewas seketika dan langsung dilarikan ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung," katanya.
Menurut dia, kemungkinan Sukron yang sehari-hari berjualan tahu di sekitar Stasiun Rangkasbitung tidak melihat ada lokomotif yang melintas. Apalagi, korban sedang memikul dagangan di atas punggung.
Tubuh Sukron terseret hingga puluhan meter dari titik kejadian sehingga tidak bisa diselematkan.
"Kami merasa kasihan karena tubuhnya terlindas dan kondisinya mengenaskan," ujarnya. (Antara)
"Mayat pedagang tahu itu diketahui bernama Sukron (30) warga Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak," kata Wili, seorang petugas Kepolisian Khusus KA (Polsuska) Stasiun Rangkasbitung, Kamis, (9/4/2015).
Ia mengatakan, peristiwa kecelakaan tersebut pukul 14.00 WIB saat lokomotif melintas Stasiun Rangkasbitung untuk menuju Jakarta.
Sebelumnya warga yang melihat korban sudah memperingati adanya lokomotif yang melintas. Namun, korban tidak mengindahkan peringatan itu akhirnya Sukron tergilas lokomotif itu.
Kondisi tubuh korban sangat mengenaskan karena kepala dan tangan terputus.
"Korban tewas seketika dan langsung dilarikan ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung," katanya.
Menurut dia, kemungkinan Sukron yang sehari-hari berjualan tahu di sekitar Stasiun Rangkasbitung tidak melihat ada lokomotif yang melintas. Apalagi, korban sedang memikul dagangan di atas punggung.
Tubuh Sukron terseret hingga puluhan meter dari titik kejadian sehingga tidak bisa diselematkan.
"Kami merasa kasihan karena tubuhnya terlindas dan kondisinya mengenaskan," ujarnya. (Antara)
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis
-
Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran
-
Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai
-
Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon
-
Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana