Ketua MPR Zulkifli Hasan. [suara.com/Oke Atmaja]
Ketua MPR Zulkifli Hasan merasa bangga ketika menyaksikan pagelaran seni dari masing-masing negara di acara International Festival of Language and Culture (IFLC) yang diadakan di Teater Jakarta, TIM, Jalan Cikini Raya No. 73, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4/2015).
Zulkifli bahkan mengaku mengapresiasi dan mendukung acara ini. Dia menilai ini merupakan salah satu wadah untuk memperkenalkan kebudayaan-kebudayaan di dunia. Dia bahkan menilai, jika acara IFLC digelar secara berkelanjutan, maka dunia bisa aman dan damai.
"Saya baru tahu ada acara yang begitu bagus pada hari ini. Saya yakin, 25-30 tahun mendatang, dunia akan menjadi damai, aman dan beradab," ujar Zulkifli ketika memberikan kata sambutan.
Tak hanya itu, setelah menyaksikan penampilan dari masing-masing negara, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga mengaku bangga menjadi umat Muslim. Dengan kata lain menurutnya, di sini bisa dinilai jika Islam itu hebat, kaya dan modern.
"Saya tadi tanya, itu dari sekolah mana. Dan saya diberitahu itu siswa-siswi dari sekolah Muslim. Dengan begitu, saya bangga menjadi Muslim, karena Islam itu kaya. Islam itu modern, dan Islam itu tidak minder," ujar mantan Menteri Kehutanan itu pula.
Sebagai informasi, kali ini Indonesia dipercaya menjadi penyelenggara International Festival of Language and Culture (IFLC) setelah sebelumnya sempat diadakan di Turki. Selain Zulkifli, di acara ini juga turut hadir Menteri Kebudayaan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan.
Zulkifli bahkan mengaku mengapresiasi dan mendukung acara ini. Dia menilai ini merupakan salah satu wadah untuk memperkenalkan kebudayaan-kebudayaan di dunia. Dia bahkan menilai, jika acara IFLC digelar secara berkelanjutan, maka dunia bisa aman dan damai.
"Saya baru tahu ada acara yang begitu bagus pada hari ini. Saya yakin, 25-30 tahun mendatang, dunia akan menjadi damai, aman dan beradab," ujar Zulkifli ketika memberikan kata sambutan.
Tak hanya itu, setelah menyaksikan penampilan dari masing-masing negara, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga mengaku bangga menjadi umat Muslim. Dengan kata lain menurutnya, di sini bisa dinilai jika Islam itu hebat, kaya dan modern.
"Saya tadi tanya, itu dari sekolah mana. Dan saya diberitahu itu siswa-siswi dari sekolah Muslim. Dengan begitu, saya bangga menjadi Muslim, karena Islam itu kaya. Islam itu modern, dan Islam itu tidak minder," ujar mantan Menteri Kehutanan itu pula.
Sebagai informasi, kali ini Indonesia dipercaya menjadi penyelenggara International Festival of Language and Culture (IFLC) setelah sebelumnya sempat diadakan di Turki. Selain Zulkifli, di acara ini juga turut hadir Menteri Kebudayaan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Jakarta Barat Dikepung Dua Proyek Besar, Arus Daan Mogot dan Latumenten Direkayasa
-
Anggota DPR Kecewa Menhub Absen Rapat Kecelakaan Maut: Yang Punya Gawe Kok Nggak Hadir?
-
Sita 2,3 Juta Hektare Lahan dan Rp10,2 Triliun, Jaksa Agung: Ini Bukan Sekadar Seremonial!
-
Bidan Tak Boleh Terima Titipan Bayi Jangka Waktu Lama, Pemkab Sleman Bakal Perketat Pengawasan
-
Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman
-
Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina
-
Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili
-
Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak
-
Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual
-
MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi