Deudeuh Alfisahrin, gadis yang ditemukan tewas di kostannya di Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (11/4) [Screenshot Twitter/@tata_chubby].
Iqbal (42) berharap betul kepada aparat kepolisian dapat segera mengungkap siapa pembunuh adik kandungnya, Deudeuh Alfisahrin (29).
Ia optimistis polisi bisa mengungkap misteri ini, apalagi sekarang polisi sudah mengamankan seorang tersangka berjenis kelamin lelaki berinisial RS.
"Kami, keluarga berharap kepada pihak berwajib. Ini kan sudah wilayah hukum," kata Iqbal saat dihubungi suara.com, Rabu (15/4/2015).
Iqbal mengatakan ia dan keluarganya akan selalu kooperatif bila dimintai keterangan polisi untuk membantu menuntaskan penelusuran kasus pembunuhan.
"Kami siap, kami akan bantu," katanya.
Beberapa saat yang lalu, petugas gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan menangkap tersangka pembunuh Deudeuh.
"Tersangka sudah ditangkap," kata Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Herry Heryawan di Jakarta.
Namun, Herry belum bisa memberikan lebih banyak informasi dengan alasan kasus ini masih dalam pengembangan.
Deudeuh ditemukan meninggal dunia di indekos Jalan Tebet Utara, 15-C, nomor 28, RT 7/10, Tebet Timur, Jakarta Selatan. Malam sebelum meninggal, ia terdengar ribut dengan seseorang di dalam kamar.
Saat ditemukan, janda beranak satu ini dalam keadaan tanpa busana, mulut disumpal kaos kaki warna hitam, dan lehernya terdapat lilitan kabel.
Dalam olah TKP, petugas menemukan berbagai barang bukti yang sifatnya pribadi, seperti kondom dan tisu yang diduga untuk mengelap sperma.
Ia optimistis polisi bisa mengungkap misteri ini, apalagi sekarang polisi sudah mengamankan seorang tersangka berjenis kelamin lelaki berinisial RS.
"Kami, keluarga berharap kepada pihak berwajib. Ini kan sudah wilayah hukum," kata Iqbal saat dihubungi suara.com, Rabu (15/4/2015).
Iqbal mengatakan ia dan keluarganya akan selalu kooperatif bila dimintai keterangan polisi untuk membantu menuntaskan penelusuran kasus pembunuhan.
"Kami siap, kami akan bantu," katanya.
Beberapa saat yang lalu, petugas gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan menangkap tersangka pembunuh Deudeuh.
"Tersangka sudah ditangkap," kata Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Herry Heryawan di Jakarta.
Namun, Herry belum bisa memberikan lebih banyak informasi dengan alasan kasus ini masih dalam pengembangan.
Deudeuh ditemukan meninggal dunia di indekos Jalan Tebet Utara, 15-C, nomor 28, RT 7/10, Tebet Timur, Jakarta Selatan. Malam sebelum meninggal, ia terdengar ribut dengan seseorang di dalam kamar.
Saat ditemukan, janda beranak satu ini dalam keadaan tanpa busana, mulut disumpal kaos kaki warna hitam, dan lehernya terdapat lilitan kabel.
Dalam olah TKP, petugas menemukan berbagai barang bukti yang sifatnya pribadi, seperti kondom dan tisu yang diduga untuk mengelap sperma.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
Terkini
-
Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP Mulai Lobi Fraksi Lain di Parlemen
-
Arus Pendek Listrik Bikin Rumah Lapak di Kebon Jeruk Terbakar, 12 Unit Damkar Dikerahkan ke Lokasi
-
Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD, Sikap PDIP Dinilai Tak akan Banyak Mengubah Arah
-
Menkes Minta Percepatan Perbaikan Rumah Nakes Terdampak Bencana di Sumatra: Biar Bisa Kerja Normal
-
Tak Hanya PDIP, Komisi II DPR Klaim Bakal Tampung Usulan Golkar hingga Gerindra Soal Model Pilkada
-
Ketua Komisi II DPR: Kunjungan Presiden Prabowo ke IKN adalah Pesan 'No Point to Return'
-
Tangerang 'Lumpuh' Diterjang Banjir: 50 Ribu Jiwa Terdampak, Kosambi Paling Parah
-
Kasus Dugaan Penipuan Akademi Crypto Masuk Tahap Pemeriksaan, Korban Klaim Rugi Rp3 Miliar
-
PDIP Pilih Jadi 'Penyeimbang': Strategi Cerdas atau Sekadar Oposisi Abu-Abu?
-
Viral Video Tawuran di Rel Kereta Pekojan Disebut Pakai Senpi, Polisi: Video Lama!