Delivery man Jepang. (koitarou2006)
Sejak tahun 1700-an pedagang di Jepang sudah mempunyai metode pengiriman makanan dengan cepat dan selalu hangat saat sampai ke pelanggan-pelanggannya. cara itu unik.
Para deliveryman mengantarkan makanan yang dipesan pelanggan dengan mengendarai sepeda. Agar hemat waktu, mereka membawa makanan itu sekaligus banyak dengan cara menumpuknya. Si pengirim bisa langsung mengantarnya ke pelanggan yang sudah memesan atau pun belum.
Biasanya yang diantara hanya 1 jenis makanan. Yaitu mie soba atau mie tradisional Jepang. Mie dalam kemasan kayu kotak disusun. Bahkan ada juga yang menggunakan mangkuk.
Cara itu lah menjadi cikal bakal pengiriman makanan dengan metode online. Menggunakan aplikasi telepon pintar atau pun langsung menghubungi via telepon. Maknanya, pengiriman cepat dan hangat. (mymodernmet)
Berbagai fotografer mengabadikan aksi deliveryman jadul itu:
Para deliveryman mengantarkan makanan yang dipesan pelanggan dengan mengendarai sepeda. Agar hemat waktu, mereka membawa makanan itu sekaligus banyak dengan cara menumpuknya. Si pengirim bisa langsung mengantarnya ke pelanggan yang sudah memesan atau pun belum.
Biasanya yang diantara hanya 1 jenis makanan. Yaitu mie soba atau mie tradisional Jepang. Mie dalam kemasan kayu kotak disusun. Bahkan ada juga yang menggunakan mangkuk.
Cara itu lah menjadi cikal bakal pengiriman makanan dengan metode online. Menggunakan aplikasi telepon pintar atau pun langsung menghubungi via telepon. Maknanya, pengiriman cepat dan hangat. (mymodernmet)
Berbagai fotografer mengabadikan aksi deliveryman jadul itu:
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Pengalihan Penerima BPJS PBI-JK, Gus Ipul: Agar Lebih Tepat Sasaran
-
Tak Boleh Ada Jeda Layanan, Menkes Pastikan Pasien Katastropik Tetap Dilayani
-
Tangis Haru Guru Madrasah Pecah di Depan DPR, Tuntutan TPG Bulanan dan Kuota P3K Disetujui
-
Datangi BPK soal Kasus Kuota Haji, Pihak Gus Yaqut Tegaskan Tak Ada Aliran Dana
-
Pemprov DKI Gandeng Petani Daerah Guna Penuhi Pasokan Beras Jakarta Jelang Ramadan
-
BPBD Bogor Evakuasi Mobil yang Terseret Banjir Bandang di Sentul
-
Diperiksa soal Kasus Penganiayaan Anggota Banser, Habib Bahar Bakal Ditahan?
-
Sentul Diterjang Banjir Bandang Rabu Sore, Longsor Ikut Tutup Jalan
-
Mensos Gus Ipul: Penataan PBI-JK Berbasis DTSEN Turunkan Inclusion Error
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?