Suara.com - Calon Kapolri Badrodin Haiti meminta payung hukum untuk penindakan terhadap kelompok-kelompok pendukung Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Indonesia.
"Perlu payung hukum dan regulasi yang selama ini belum ada. Bisa dibuat perppu dan revisi undang-undang antiteror. Karena selama ini, Polri menangkap dan mencekal bukan karena ISIS tapi karena ada pelanggaran terorisme atau pemalsuan," kata Badrodin dalam fit and proper test di DPR, Jakarta, Kamis (16/4/2015).
Dia menambahkan, ISIS adalah kelompok radikal yang mengancam dunia termasuk ke negara yang politik, ekonom dan pertahanannya tidak stabil.
"Di Libya dan Yaman, dan negara lain, dia sudah masuk, dan mereka melakukan kegiatan bersenjata," ujarnya.
Untuk warga negara Indonesia yang bergabung dengan ISIS, Badrodin meminta kepada Imigrasi untuk menangkal mereka supaya tidak kembali lagi ke Indonesia.
Sementara untuk mencegah ISIS di Indonesia, Badrodin meminta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Kementerian Agama untuk melakukan penyuluhan dan pembinaan agar benih ISIS di Indonesia tidak berkembang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat