Komjen Badrodin Haiti menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR RI, di Kompleks Senayan, Jakarta, Kamis (16/4). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Calon Kapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti menyatakan persiapan Polri untuk mengamankan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika yang akan berlangsung pada 19 - 24 April 2015 di Jakarta dan Bandung, sudah 100 persen.
Dalam fit and proper test di Komisi III DPR, Kamis (16/4/2015), Badrodin mengatakan Minggu tanggal 19 April, nanti akan berdatangan delegasi-delegasi negara sahabat peserta KAA.
Dia menambahkan polisi akan berkoordinasi dengan TNI untuk pengamanan acara tingkat dunia ini.
Menyangkut hal lainnya, di acara fit and proper test, Badrodin yang 15 bulan lagi akan pensiun mengatakan seluruh program, visi, dan misi sebagai Kapolri akan dijalankan hingga masa tugas selesai.
"Ya saya berharap bahwa program yang kami sampaikan itu bisa terlaksana, paling tidak ada progress yang kami lakukan untuk bisa lakukan perubahan," kata Badrodin.
Dia memaparkan sejumlah agenda, di antaranya meningkatkan konsolidasi internal Polri.
"Pertama, meningkatkan soliditas di internal Polri karena itu mutlak. Saya harus konsolidasi ke dalam untuk bisa dijadikan satu modal pelaksanaan tugas nanti. Supaya dalam pelaksanaan tugas nanti bisa berjalan efektif, tidak terpecah," kata dia.
"Kedua, tentu kita akan meningkatkan berbagai program prioritas diantaranya penegakan hukum, kemudian bagaimana meningkatkan perlindungan kepada masyarakat, bagaimana memberantas kasus-kasus yang jadi perhatian masyarakat, terutama kasus korupsi," Badrodin menambahkan.
Badrodin juga akan meningkatkan profesionalitas anggota Polri dan meningkatkan anggaran agar kinerja semakin bagus.
Badrodin juga akan menertibkan praktek penyimpangan di Polri, termasuk calo, dan pungli.
"Kami akan bentuk tim internal Polri," katanya.
Dalam fit and proper test di Komisi III DPR, Kamis (16/4/2015), Badrodin mengatakan Minggu tanggal 19 April, nanti akan berdatangan delegasi-delegasi negara sahabat peserta KAA.
Dia menambahkan polisi akan berkoordinasi dengan TNI untuk pengamanan acara tingkat dunia ini.
Menyangkut hal lainnya, di acara fit and proper test, Badrodin yang 15 bulan lagi akan pensiun mengatakan seluruh program, visi, dan misi sebagai Kapolri akan dijalankan hingga masa tugas selesai.
"Ya saya berharap bahwa program yang kami sampaikan itu bisa terlaksana, paling tidak ada progress yang kami lakukan untuk bisa lakukan perubahan," kata Badrodin.
Dia memaparkan sejumlah agenda, di antaranya meningkatkan konsolidasi internal Polri.
"Pertama, meningkatkan soliditas di internal Polri karena itu mutlak. Saya harus konsolidasi ke dalam untuk bisa dijadikan satu modal pelaksanaan tugas nanti. Supaya dalam pelaksanaan tugas nanti bisa berjalan efektif, tidak terpecah," kata dia.
"Kedua, tentu kita akan meningkatkan berbagai program prioritas diantaranya penegakan hukum, kemudian bagaimana meningkatkan perlindungan kepada masyarakat, bagaimana memberantas kasus-kasus yang jadi perhatian masyarakat, terutama kasus korupsi," Badrodin menambahkan.
Badrodin juga akan meningkatkan profesionalitas anggota Polri dan meningkatkan anggaran agar kinerja semakin bagus.
Badrodin juga akan menertibkan praktek penyimpangan di Polri, termasuk calo, dan pungli.
"Kami akan bentuk tim internal Polri," katanya.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik