Suara.com - Petugas Polda Metro Jaya memastikan korban satu keluarga terdiri dari ibu, bapak dan anak yang tewas dalam mobil di Jalan Bekasi Barat Rawa Bening Jatinegara, Jakarta Timur, akibat menghisap gas beracun Karbon Monoksida (CO).
"Lebam yang berwarna merah terang pada tubuh jasad menunjukkan akibat keracunan Karbon Monoksida," ucap Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Musyafak, di Jakarta, Jumat (17/4/2015).
Musyafak mengatakan tim dokter Biddokkes Polda Metro Jaya juga menemukan kandungan gas CO yang melebihi batas pada tubuh ketiga korban Buyung Hardiyanto (47), Desti (28) dan Candra (4).
Dia menduga gas beracun itu muncul dari emisi gas buang kendaraan yang masuk ke dalam mobil.
Musyafak menjelaskan pemeriksaan terhadap para korban melibatkan tim Dokter Forensik dari "Disaster Victim Identification" (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya.
Sebelumnya, satu keluarga yang berprofesi sebagai pedagang batu akik terdiri dari Buyung Hardiyanto (bapak), Desti (ibu) dan Canda (anak), ditemukan tewas di dalam mobil Jalan Bekasi Barat Rawa Bening Jatinegara, Jakarta Timur pada Jumat (17/4).
Anggota Polsek Jatinegara juga tidak menemukan tanda akibat kekerasan pada ketiga jasad, sehingga diduga bukan korban aksi kejahatan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius