Suara.com - Arus lalu lintas dari Jakarta Timur menuju Jakarta Pusat, Senin (20/4/2015), terpantau lancar sejak pukul 09.00 WIB hingga siang ini. Di persimpangan Matraman, arus lalu lintas dari arah Matraman yang menuju Senen, dan ke Pramuka terpantau lancar. Sama halnya untuk arus sebaliknya.
Kemacetan parah akibat adanya rekayasa arus lalu lintas untuk melancarkan kedatangan peserta Konferensi Asia Afrika sebagaimana dikhawatirkan sebelumnya, belum terjadi hari ini.
Sementara titik kemacetan berada di kawasan Manggarai, baik di terminal dan stasiun. Kemacetan di kawasan ini terjadi seperti pada hari-hari biasa, yakni akibat adanya arus keluar masuk angkutan umum.
Memasuki Jalan Sultan Agung, arus lalu lintas kembali lancar hingga Dukuh Atas. Kepadatan arus lalu lintas ditemukan di persimpangan Karet Bivak. Di area ini terdapat empat pertemuan arus lalu lintas, yaitu dari Tanah Abang ke Sudirman, dan dari Bendungan Hilir ke Dukuh Atas.
Selain polisi lalu lintas, di sejumlah persimpangan jalan terlihat dua hingga empat orang anggota TNI dan bersenjata. Mereka disiagakan di sana sebagai bagian dari pengamanan peringatan 60 tahun acara Konferensi Asia Afrika.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir