Suara.com - Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Antonius NS Kosasih menyampaikan permohonan maaf kepada masyarkaat lantaran layanan Transjakarta tidak maksimal selama berlangsung peringatan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Perubahan rute layanan, halte yang ditutup dan perpendekan rute kami lakukan untuk memberikan kenyamanan bagi para tamu negara peserta KAA. Kami mohon pengertian dari para pelanggan setia bus Transjakarta,” kata Kosasih, Rabu (22/4/2015).
Kosasih dapat memahami keluhan pelanggan bus Transjakarta yang selama beberapa hari terakhir sering terlambat sampai tujuan.
Kosasih mengatakan saat ini ada beberapa halte yang ditutup, seperti Halte Kuningan Barat dan Kuningan Timur. Penumpang untuk sementara tidak bisa transit di kedua halte karena jalurnya akan dilalui para tamu negara peserta KAA.
“Diperkirakan akan terjadi perlambatan operasional secara signifikan pada waktu-waktu yang telah ditentukan di tiga koridor yaitu Koridor," kata Kosasih.
Ketiga koridor, yaitu Koridor 1 Blok M - Kota, Koridor 2 Pulogadung - Harmoni, dan Koridor 9 Pinang Ranti-Pluit. Perlambatan operasional akan terjadi pada jam 06.00-09.00 WIB, pukul 16.00-18.00 WIB, dan pukul 19.00-22.00 WIB selama KAA.
Kosasih berharap kepada masyarakat untuk update informasi layanan Transjakarta melalui media massa, Twitter, dan Facebook yang dikelola Transjakarta.
“Para penumpang diimbau mengikuti update kami di sosial media baik Twitter @PT_Transjakarta, maupun laman Facebook kami. Kami juga akan terus melakukan update kepada seluruh personil kami di lapangan agar seluruh penumpang dapat memperoleh informasi terkini terkait operasional Transjakarta," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?
-
Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online
-
Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri
-
Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji
-
Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola
-
V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil
-
Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru
-
Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI
-
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Mesin Gol JDT Selangkah Lagi Bela Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Said Iqbal ke DPR: Jangan Bahas RUU Ketenagakerjaan Tengah Malam Seperti Omnibus Law!