Suara.com - Dua wakil partai tunggal Indonesia Dionysius Hayom Rumbaka dan Maria Febe Kusumastuti tumbang pada putaran ketiga Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (Badminton Asia Championship) 2015.
"Saya kalah kuat dan kalah ketahanan fisik dari lawan. Dia punya penyelesaian permainan yang bagus," kata Febe setelah pertandingan di Wuhan Sports Center Gymnasium Wuhan Tiongkok seperti dilansir Tim Humas dan Media Sosial Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang diterima Antara di Jakarta, Kamis (23/4/2015).
Hayom tersingkir pada putaran ketiga oleh tunggal putra Korea Selatan Son Wan Ho dalam pertandingan selama 58 menit dengan skor 21-15, 12-21, dan 14-21.
Sedangkan, Febe kalah dari wakil Cina Wang Yihan dengan skor 14-21 dan 9-21 selama 34 menit pertandingan.
"Saya dapat mengontrol bola pada awal pertandingan dan lawan cukup kesulitan. Tapi, penyelesaian permainan saya tidak ada. Jika saya ambil bola-bola susah, lawan justru dapat mudah mengembalikan bola dan saya kalah," kata Febe.
Febe mengaku belum puas dengan penampilannya saat melawan Wang karena belum bermain secara maksimal.
"Tadi saya hanya dapat bermain imbang hingga skor 14 sama. Setelah saya kalah dari dua reli, permainan saya berubah," kata atlet asal Djarum Kudus itu. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah