Suara.com - Pasangan ganda campuran dan ganda putra Indonesia tersingkir dalam putaran semifinal turnamen Swiss Terbuka 2015 pada Sabtu (14/3/2015) malam waktu setempat.
Dua pasangan ganda campuran pemusatan pelatihan nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), seperti tercantum dalam situs tournamentsoftware.com, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Riky Widianto/Richi Puspita Dili dikalahkan dua ganda campuran Cina di babak semifinal.
Owi/Butet, sapaan Tontowi/Liliyana, kalah tipis dari pasangan Liu Cheng/Bao Yixin dalam pertandingan selama 37 menit dengan skor 19-21 dan 19-21.
Sedangkan pasangan Riky/Richi tersisih oleh pasangan Lu Kai/Huang Yaqiong dengan skor 16-21 dan 13-21 dalam pertandingan selama 34 menit.
Pada turnamen itu, pasangan ganda putra pelatnas PBSI Markus Gideon Fernaldi/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang masuk babak semifinal juga dipaksa mengakui keunggulan ganda putra Malaysia V Shem Goh/Wee Kiong Tan.
Markus/Kevin kalah dengan skor tipis 19-21 dan 19-21 dalam pertandingan selama 32 menit.
Swiss Terbuka 2015 merupakan turnamen tingkat Grand Prix Gold dengan hadiah total 120 ribu dolar AS yang berlangsung sejak Selasa (10/3/2015) hingga Minggu (15/3/2015) di Basel Swiss.
Ketiga pasangan ganda PBSI itu juga telah bermain dalam Turnamen Yonex All England Open 2015 yang berlangsung pada 3-8 Maret.
Pada All England 2015, Owi/Butet melaju hingga putaran final melawan pasangan unggulan Tiongkok Zhang Nan/Zhao Yunlei meski kalah 10-21 dan 10-21 selama 37 menit pertandingan.
Riki/Richi, pada All England 2015, gugur pada putaran pertama menghadapi pasangan Jepang Kenichi Hayakawa/Misaki Matsutomo dengan skor 19-21 dan 13-21.
Sementara Markus/Kevin bertahan hingga putaran perempat final turnamen tingkat Super Series Premier itu menghadapi pasangan Denmark Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding dengan skor 11-21, 21-10, dan 13-21. (Antara)
Berita Terkait
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Libas Malaysia 3-2, Indonesia Keluar sebagai Juara Grup D BATC 2026
-
Seleknas PBSI 2026: Intip Daftar Lengkap Calon Bintang Baru Pelatnas Cipayung
-
Alwi Farhan Juara Indonesia Masters 2026
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Kapolri: Stabilitas Keamanan Kunci Jaga Ekonomi di Tengah Konflik ASIsrael dan Iran!
-
Gubernur NTB Koordinasi dengan Dubes Timur Tengah Pastikan Keselamatan Warga
-
Profil Ayatollah Alireza Arafi, Pemimpin Tertinggi Iran Pengganti Ali Khamenei
-
Kembangkan Kasus Narkoba AKBP Didik, Bareskrim Tangkap Kurir Jaringan Ko Erwin di Riau
-
Kembangkan Kasus Narkoba AKBP Didik, Bareskrim Tangkap Kurir Jaringan Ko Erwin di Riau
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
-
Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam