Suara.com - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni'am Sholeh mengatakan pesta bikini pasca-Ujian Nasional yang sedianya akan diadakan oleh sebuah penyelenggara acara di Jakarta berupaya mengais rezeki dengan merusak generasi.
"Jangan mengais rezeki dengan merusak generasi," kata Asrorun di Jakarta, Kamis.
Dia mengatakan pihaknya sudah melihat tayangan ajakan pesta bikini dengan tema "Splash after Class". Dia meminta sekolah SMA yang terlibat dan tercantum di video itu ambil tindakan.
"Sekolah harus ambil langkah proaktif, lakukan pemantauan, klarifikasi, agar ada pencegahan," katanya.
Bagi Asrorun, tanggung jawab perlindungan anak tidak hanya oleh sekolah, pemerintah, dan juga orang tua. Tapi juga masyarakat, termasuk pelaku usaha.
KPAI, kata dia, sudah melakukan koordinasi dengan Mabes Polri untuk melakukan langkah pencegahan guna menjamin perlindungan anak, terutama terkait acara tersebut. Polri perlu ambil langkah preventif dan orang tua tidak boleh lepas tangan.
"Semestinya kelulusan dirayakan dengan positif, bukan malah hura-hura apalagi menjurus ke hal negatif," kata dia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, lanjut dia, harus memeriksa sekolah yang terlibat dengan acara tersebut.
"Sekolah yang dicantumkan dalam iklan sebagai pendukung acara harus segera klarifikasi. Kalau dia benar jadi pendukung acara tersebut, maka Kemendikbud ambil tindakan yang perlu terhadap sekolah tersebut," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan