Suara.com - Seorang mantan guru fisika dari Mosul, Irak kini diangkat sebagai pemimpin sementara kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), karena pemimpin lama, Abu Bakar al Baghdadi cedera parah akibat serangan udara pada Maret lalu.
Seperti dikutip Newsweek dari sejumlah sumber dalam pemerintahan Irak, seorang bekas guru bernama Abu Alaa Afri kini menjadi bintang yang sedang naik daun dalam ISIS. Ia bahkan kini lebih berpengaruh di banding Al Bagdadi, kata Hisham al Hashimi, penasehat pemerintah Irak.
"Lebih penting dan lebih cerdas, dan punya jaringan lebih lebih bagus. Ia adalah pembicara publik yang gemilang dan punya karisma kuat," kata Hashimi.
"Semua pemimpi Daesh menilai dia punya kebijaksanaan dan kemampuan dalam bidang kepemimpinan serta administrasi," imbuh Hashimi, yang menggunakan singkatan ISIS dalam bahasa Arab.
Jika Baghdadi tewas, maka Afri akan menjadi pemimpin permanen ISIS. Ia diketahui pernah menjadi guru fisika di kota Tal Afar, Irak dan adalah pengikut Abu Musaaab al Suri, seorang ulama lokal terkemuka.
Afri sebelumnya adalah tangan kanan Baghdadi. Ia biasa menjadi penghubung antara para elit ISIS dengan para bawahan. Ia juga menjadi penghubung antara petinggi ISIS dengan para pemimpin wilayah lokal.
Newsweek juga memberitakan bahwa Afri juga pernah ditunjuk mendiang Osama bin Laden sebagai pemimpin Al Qaeda di Irak, setelah pemimpin senior organisasi teroris itu tewas pada 2010. Afri sempat menjadi pemimpin senior Al Qaeda dan dikenal sangat ketat dalam menjalankan aturan.
Afri diduga berniat mendamaikan ISIS dengan Al Qaeda dan afiliasinya Nusra Front di Suriah. Selama ini Nusra Front adalah rival utama ISIS di Suriah.
Sebelumnya The Guardians melaporkan bahwa Al Bagdadi nyaris tewas dalam sebuah pemboman di desa al Baaj, provinsi Niniweh, Irak. (Business Insider)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf