Suara.com - Sebanyak empat warga Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menyatakan keluar dari anggota "Islamic State of Iraq and Syria" atau ISIS dengan membuat surat pernyataan mengundurkan diri.
"Semua anggota ISIS itu warga Kecamatan Wanasalam," kata Kapolres Lebak Ajun Komisaris Besar Polisi Mulia Nugraha di Lebak, Minggu.
Keempat anggota ISIS yang keluar dan mengundur diri itu adalah AM Fatwa (30), Ucu (32), Hilman Multajim (33) dan Aminudin (40).
Menurut Kapolres, pengunduran diri dari anggota ISIS itu dengan sukarela dan tidak ada unsur paksaan.
Mereka anggota ISIS itu membuat surat pernyataan keluar dari organisasi yang terlarang berkembang di Indonesia.
Pernyataan pengunduran diri itu juga disaksikan oleh Kepolisian, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Forum Pondok Pesantren (FPP).
Kepolisian akan mengawasi para mantan anggota ISIS itu agar Kabupaten Lebak bebas dari organisasi yang terlarang dan menyesatkan.
Selain itu juga akan dilakukan pembinaan sehingga mereka para mantan anggota ISIS kembali normal di masyarakat.
Pembinaan ini, kata dia, bekerja sama dengan MUI, FKUB, dan FPP Kabupaten Lebak.
"Kami terus mengoptmalkan pengawasan dan pembinaan agar mereka tidak melakukan gerakan yang menyimpang dan melawan hukum," katanya.
Ia menyebutkan, sebetulnya berdasarkan pengakuan dari empat anggota ISIS itu terdapat sebanyak 20 warga Lebak sudah dibaiat.
Namun, anggota ISIS yang menyatakan keluar dan mengundurkan diri baru empat orang.
"Kami siap menerima anggota ISIS maupun organisasi yang terlarang itu kembali ke jalan yang benar sesuai ketentuan-ketentuan agama dan Undang-Undang yang berlaku di tanah air," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas