Suara.com - Petenis asal Skotlandia Andy Murray menjadi juara di Munich Open 2015, Senin (4/5). Di partai puncak Murray mengalahkan petenis tuan rumah, Philipp Kohlschreiber dalam pertandingan tiga set 7-6 (7-4), 5-7, 7-6 (7-4).
Bagi Murray ini merupakan pertama kalinya dalam karier juara pada turnamen yang digelar di atas tanah liat.
Petenis peringkat tiga dunia dan unggulan teratas pada turnamen membutuhkan waktu lebih dari tiga jam untuk merebut kemenangan atas Kohlschrieber, petenis peringkat 24 dunia.
Ini menjadi gelar ke-32 selama karier Murray tapi merupakan yang pertama di lapangan tanah liat. Hasil yang akan menjadi modal berharga jelang Grand Slam Prancis Terbuka akhir bulan ini.
Duel ini sendiri seharusnya selesai Minggu kemarin, namun hujan lebat memaksa pertandingan final itu hanya bisa dimainkan selama 23 menit pada Minggu, sebelum akhirnya dialihkan ke Senin pagi waktu setempat. (BBC)
Berita Terkait
-
Jannik Sinner Samai Rekor Djokovic di Masters 1000, Tembus 30 Kemenangan Beruntun
-
Gol Salto Sensasional Scott McTominay Bikin Kagum Legenda Tenis Dunia: Apa-apaan Itu
-
Ben Shelton Cetak Rekor Usai Juara ATP Masters 1000
-
Tersingkir di Wimbledon, Andy Murray dapat Penghormatan Emosional
-
Jannik Sinner Ambil Alih Peringkat 1 Dunia ATP dari Novak Djokovic
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi