Suara.com - Pemerintah harus menuntaskan penyaluran dana bagi korban erupsi Gunung Sinabung di Tanah Karo, Sumatera Utara, untuk meringankan beban kehidupan masyarakat yang terkena dampak letusan gunung itu.
Hal itu ditegaskan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dalam rapat koordinasi penanganan erupsi Gunung Sinabung di Kantor Gubernur Sumut di Medan, Senin (4/5/2015).
Menurut Fahri, erupsi yang sudah berlangsung hingga 17 bulan, mengakibatkan dampak yang sangat luar biasa bagi para korban.
"Untuk itu, DPR akan mencari data selengkap mungkin untuk mengambil keputusan. Khususnya tentang bagaimana teknis penanganan masalah tersebut secara komprehensif," katanya.
Penyaluran dana bantuan mesti segera dilakukan karena hingga kini ini belum ada tanda-tanda letusan akan berakhir.
Dia mengatakan, ada sejumlah opsi yang bisa dijadikan sebagai kesimpulan metode penanganan bencana Sinabung. Antara lain menjadikannya sebagai bencana nasional.
"Sehingga kemudian ditangani oleh pemerintah pusat. Yang kedua adalah bencana lokal, tetapi ada komitmen pusat untuk mendukung penuh dana rekonstruksi kepada pemda melalui APBD," katanya.
Namun implementasinya bisa agak lama karena APBN 2016 baru disahkan pada September atau Oktober 2015. Lalu, baru bisa dicairkan pada Januari 2016.
"Opsi lainnya adalah pemerintah membentuk tim rekonstruksi yang terdiri dari elemen-elemen pusat dan daerah yang dapat saling berkoordinasi. Hal itu seperti yang terjadi di beberapa daerah," kata politisi PKS tersebut.
Sementara itu dikabarkan, relokasi tahap pertama untuk tiga desa dengan 370 kepala keluarga, baru 50 yang sudah selesai serta 53 dalam tahap penyelesaian. Untuk tahap kedua, ada 1.683 KK dari empat desa. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar