Suara.com - Sebagai daerah khusus, Aceh memiliki aturan tersendiri dalam hal merekrut calon anggota polisi. Seleksi penerimaan calon Taruna Akademi Kepolisian, Bintara, dan Tamtama, pada 2015 mewajibkan setiap peserta mampu membaca Al Quran.
Kepala Bagian Pengendalian Personel Kepolisian Daerah Aceh Ajun Komisaris Besar Polisi Yoga Prasetyo mengatakan tes wajib bisa baca Al Quran merupakan kebijakan baru Kapolda Aceh Inspektur Jenderal Polisi Husein Hamidi.
Tujuan dari dilakukannya hal itu, kata dia, tak lain agar melahirkan polisi-polis yang lebih mengenal agama dan islami.
"Ini juga merupakan bagian dari kearifan lokal kita di Aceh yang menerapkan hukum syariat islam. Polisi yang merupakan bagian dari masyarakat mendukung hal ini, dengan melakukan serangkaian tes wajib bisa baca Al Quran, kepada calon-calon anggota baru," katanya di Banda Aceh, Jumat (8/5/2015).
Kendati masuk ke dalam persyaratan, kata Yoga, tes mampu baca Al Quran bukan merupakan indikator untuk menentukan kelulusan. Namun, hal tersebut dapat memberi nilai lebih bagi para calon. Tes baca Alquran akan digelar setelah Pemeriksaan Kesehatan tahap dua dan di luar jadwal seleksi umum yang telah ditentukan oleh Markas Besar Polri.
"Mereka yang mampu baca Al Quran akan mendapat nilai tambahan. Jika tidak, bukan berarti pula dia gugur," ujarnya.
Menurutnya, untuk tes mampu baca Al Quran, polisi melibatkan Dinas Syariat Islam dan Kanwil Kementerian Agama Aceh sebagai dewan juri. Sementara untuk calon polisi yang nonmuslim, akan disesuaikan dengan agama masing-masing.
Sementara itu, terkait kuota penerimaan anggota polisi, di Aceh tahun ini menerima 390 orang polisi laki-laki, 77 polisi perempuan, dan 83 Tamtama.
"Serangkaian seleksi formal, mulai dari administrasi, pemeriksaan kesehatan, psikologi sudah mulai berjalan," kata dia. [Alfiansyah Ocxie]
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?
-
Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
-
Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget
-
ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK