Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal mengucurkan anggaran Rp30 miliar untuk memperbaiki trotoar dan jalur bus Transjakarta.
"Anggaran pemeliharaan trotoar, kita anggarkan Rp30 miliar. Itu terdiri dari trotoar dan betonisasi jalur busway skala kecil atau lubang-lubang saja," kata Kepala Bidang Pemeliharaan Dinas Binamarga DKI Jakarta Suko Wibowo, Senin (11/5/2015).
Menurutnya perbaikan trotoar, antara lain akan dilakukan di Jalan Kiyai Caringin, Jalan Abdul Muis, Jalan Raya Cideng, dan Jalan Salemba, Jakarta Pusat. Kemudian pedestrian di Jalan Tomang, Jalan Kedoya Raya dan Jalan Puri Kembangan, dan Jalan Panjang, Jakarta Barat.
Di Jakarta Timur, trotoar yang akan diperbaiki, antara lain Jalan Pemuda dan Jalan Pramuka. Sedangkan di kawasan Jakarta Selatan di Jalan Pasar Minggu, Jalan Raya Saharjo, dan Jalan Dr Supomo.
"Di Jakarta Utara, pedestrian yang bakal diperbaiki di antaranya di Jalan Arjuna Utara dan Jalan Arjuna Selatan," kata dia.
Suko menjelaskan tahapan awal perbaikan trotoar dimulai dari bagian lapis bawah konstruksi hingga lapisan atas.
"Prosesnya dua bulan selesai. Artinya dua bulan itu selesai satu paket kegiatan," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara