Suara.com - Kepolisian Daerah Bali mendalami penemuan benda mencurigakan di dalam tas hitam yang ditemukan sekitar 100 meter dari kediaman pribadi Konsul Jenderal Australia, Majel Hind di Sanur, Denpasar pada Sabtu (16/5/2015).
"Penemuan itu masih kami selidiki," kata Kepala Kepolisian Daerah Bali, Inspektur Jenderal Polisi Ronny Sompie yang ditemui usai memimpin gelar pasukan pengamanan Konferensi Kedokteran Militer di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Minggu (17/5/2015).
Jenderal Polisi dengan bintang dua itu mengapresiasi kepedulian masyarakat sekitar yang dengan cepat melaporkan penemuan tas tanpa tuan itu, meskipun akhirnya tak ditemukan adanya bahan peledak yang menyertai barang mencurigakan itu.
"Ini juga karena kecepatan informasi masyarakat yang melihat gejala mencurigakan itu," ucap mantan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri itu.
Meski memastikan tidak ada bahan membahayakan setelah diperiksa aparat, namun Ronny Sompie akan tetap mendalami penemuan tersebut.
Sebelumnya masyarakat di Jalan Merta Sari Sanur menaruh curiga dengan adanya tas hitam yang teronggok di bawah pohon besar yang berada di tengah pertigaan jalan dekat kediaman pribadi Majel Hind.
"Sempat dibuka sama anak-anak kecil, karena dilihat ada kabel makanya mereka melaporkan kepada warga sekitar, dan diteruskan kepada polisi," ucap Wayan Semadi, seorang warga sekitar yang mengaku melihat tas tersebut sekitar pukul 11.00 WITA.
Warga kemudian melaporkan penemuan tas itu kepada aparat desa dan kemudian diteruskan kepada aparat kepolisian. Satu pleton petugas Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Polda Bali kemudian diturunkan untuk memeriksa tas tersebut.
Dari pemeriksaan aparat kepolisian, di dalam tas tersebut ditemukan rangkaian kabel yang terhubung dengan dinamo dan aki.
Selain menemukan benda tersebut, polisi juga menemukan surat izin mengemudi (SIM A dan SIM C) milik seorang pria asing, sejumlah uang dan beberapa berkas. Setelah diperiksa, Jihandak kemudian menghancurkan benda tersebut dengan cara diledakkan di sekitar lokasi. (Antara)
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
-
Jelang Idulfitri, KPK Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi dan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas