Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Agama akan memberikan bantuan operasional untuk Baznas pusat sebesar Rp6 miliar, tingkat provinsi sebesar Rp200 juta, dan tingkat kabupaten/kota Rp40 juta untuk 100 kabupaten/kota.
"Tahun ini pemerintah melalui Kemenag telah menetapkan bantuan untuk Baznas pusat sebesar Rp6 miliar, setiap provinsi dana bantuan Rp200 juta, tetapi kabupaten/kota tidak semua, hanya 100 sementara, nanti bergilir masing-masing Rp40 juta," ujar Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin dalam Rakernas Baznas se-Indonesia di Jakarta, Selasa (19/5/2015).
Menag menuturkan dana untuk bantuan operasional Baznas telah siap, tinggal menunggu pengajuan dana dari Baznas untuk diturunkan.
"Hari ini bisa dicairkan selama usulan tertulis sudah masuk, intinya saya ingin menyampaikan dananya sudah tersedia," kata Menteri Lukman.
Dalam kesempatan itu, Menag meminta ke depan Baznas terus berkomitmen dalam mengelola zakat dengan amanah, transparan, dan akuntabel. Setiap Rupiah yang diserap Baznas, kata dia, harus sesuai prinsip syariah dan pengelolaannya harus dapat diakses masyarakat sesuai dengan prinsip keterbukaan publik.
Ditemui dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Baznas Didin Hafidhuddin mengatakan belum mengetahui kapan dana bantuan operasional tersebut akan diterima.
"Saya juga baru dengar tadi Menag menyampaikan, masih belum tahu akan barang atau tunai bantuannya. Besok akan ditanyakan lagi. Menag juga buru-buru ada acara selanjutnya," kata Didin.
Rakernas Baznas se-Indonesia digelar sebagai bentuk pelaporan setiap program kerja yang telah dilaksanakan termasuk laporan zakat yang telah diserahkan selama setahun terakhir.
Dalam acara tersebut juga diagendakan pembentukan anggota Baznas yang baru untuk tahun kepengurusan lima tahun selanjutnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan