Suara.com - Ada banyak cara untuk mendapatkan uang. Seorang gadis cantik asal Los Angeles, Amerika Serikat yang satu ini memilih jalan yang terbilang aneh dan tak wajar.
Odette Delacroix, demikian nama gadis langsing berambut pirang ini. Tak puas hanya menjadi model biasa-biasa saja, Odette menjual "sesuatu" yang lebih ekstrem namun disuka beberapa kalangan tertentu.
Gadis bertinggi badan 150 sentimeter ini membuat film panas dan menjualnya. Namun, bukan film biru biasa. Di film tersebut, Odette berakting bersama beberapa perempuan lain.
Bedanya, semua perempuan yang menjadi lawan mainnya bertubuh jauh lebih gemuk darinya. Lalu, apa yang mereka lakukan?
Jangan salah sangka, mereka sama sekali tidak melakukan adegan intim. Di film tersebut, Odette akan berbaring sambil ditindih oleh dua hingga lima perempuan gemuk yang jadi lawan mainnya. Di situ, mereka semua hanya mengenakan pakaian dalam.
Jika dijumlahkan, bobot seluruh perempuan gemuk tersebut mencapai 793 kilogram. Saking beratnya beban yang menindihnya, Odette tak jarang harus menahan nafas selama lebih dari empat menit.
"Saya pernah ditindih oleh perempuan bertubuh raksasa dan saya tidak bisa bernafas sama sekali, namun saya merasa amat santai," kata gadis berusia 25 tahun itu.
"Dalam beberapa tahun terakhir, saya telah ditindih oleh beberapa perempuan dengan bokong dan payudara terbesar di dunia. Saya pernah pula ditindih oleh seorang model dengan ukuran bokong selebar dua meter," lanjutnya.
Video yang mereka buat memang aneh, namun ternyata tak sedikit pula yang suka. Sejak awal hingga kini, Odette sudah meraup hingga Rp2,4 miliar dari hasil penjualan videonya.
"Saya dapat uang dalam jumlah yang lumayan. Saya bisa berlibur dan membeli rumah tiga kamar. Ini mungkin pekerjaan yang aneh, tapi saya menyukainya," kata Odette.
Selanjutnya: Permintaan "nyeleneh" para pelanggan.
Tag
Berita Terkait
-
Boneka Labubu Dibanned di Sekolah! Gadis Cantik Ini Ungkap Alasan di Baliknya
-
Ngaku Kiriman Ortu di Jakarta, Gadis Cantik di Sukabumi jadi Bandar Obat Dextro, Tramadol hingga Hexymer
-
Pepet Bareng Gadis Cantik Korea Selatan, Asnawi Mangkualam Langsung Kena 'Tegur' Marselino Ferdinan
-
Gadis Cantik Kamboja Ingin Nonton Langsung Indonesia vs Argentina, Bakal Temui Marselino Ferdinan?
-
Gadis Cantik Kamboja Pamer Bendera Indonesia, Susul Marselino Ferdinan ke Tanah Air?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!