Suara.com - Tawuran di Jalan KH. Moch. Mansyur, Tambora, Jakarta Barat. Minggu (31/5/2015) sekitar pukul 04.30 WIB kemarin, memakan korban jiwa dua pelajar SMA: Roni (17) dan Alamsyah (17). Menanggapi masih ada tawuran di wilayahnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama geram.
"Kalau pelajar di luar suka tawuran kita keluarin (dari sekolahnya). Jadi solusi kita sederhana kalau mau jadi preman, jadi preman sekalian, jadi godfather, kayak di Chicago," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (1/6/2015).
Ahok mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah memiliki aturan bagi pelajar yang terlibat tawuran. Mereka yang berasal dari sekolah swasta setelah dikeluarkan, dilarang mendaftar sekolah lagi di wilayah Ibu Kota. Sedangkan mereka yang berasal dari sekolah negeri, sanksinya hanya dikeluarkan dari sekolah.
"Kalau untuk pelajar dari sekolah swasta, kita bisa usir dari Jakarta, karena izin sekolah swasta juga di kita. Kan sekarang sudah mulai turun (tawuran pelajar), bajak-bajak rombongan sudah tidak ada sekarang," ujarnya.
"Kalau pilih jadi preman jadi preman sekalian, supaya kaya raya juga. Kalo ngga mau sekolah jadi petinju saja, jadi Pacquiao kaya lu, jadi petinju Rp1,2 triliun (penghasilannya), lumayan kan. Kalau mau bandel, bandel sekalian," Ahok menambahkan.
Kasus tawuran di Jalan KH. Moch. Mansyur saat ini masih ditangani polisi. Kapolsek Tambora Komisaris Polisi Wirdhanto Hadiwicaksono mengatakan orang yang membacok kedua pelajar sudah teridentifikasi, tetapi belum tertangkap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Luluh Lantakkan Kota Caracas, Ini Besaran Dua Gempa yang Guncang Venezuela
-
Gempa Bumi Venezuela, Banyak Gedung Runtuh di Caracas dan La Guaira
-
Diduga Terima Suap Ruko dan Miliaran Rupiah, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Perdana
-
Venezuela Diguncang Gempa Bumi 'Raksasa' 7,2 SR, Korban Berjatuhan
-
Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo
-
Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur