Suara.com - Satu lagi pebulutangkis Indonesia pada nomor tunggal putri maju ke babak kedua. Setelah sebelumnya Lindaweni Fanetri memastikan tempat di babak kedua, kini Maria Febe Kusumastuti melangkah mulus.
Maria lolos setelah mengalahkan rekan senegara, Ruselli Hartawan 21-19, 21-14 pada babak pertama BCA Indonesia Open 2015, Rabu (3/6).
Pada game pertama, Febe berhasil melangkahi rekannya tersebut dengan skor 21-19 dan pada game kedua dengan skor akhir 21-14. Febe hanya membutuhkan 39 menit untuk memastikan langkahnya ke babak kedua.
Dengan kemenangan ini, Febe akan menunggu hasil pertandingan antara unggulan ketujuh dunia asal Korea Selatan, Sung Ji Hyun dengan pemain asal Hongkong Yup Pui Yin.
Indonesia hanya menyisakan dua perwakilan di nomor tunggal putri.
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!
-
Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan