Suara.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi gagal menemui keluarga Angeline, anak berusia delapan tahun yang hilang sejak Sabtu (16/5/2015), di Denpasar, Bali.
Yuddy mengunjungi kediaman Margaretha, ibu angkat Angeline, di Jalan Sedap Malam, Denpasar, pada Jumat (5/6/2015) sekitar pukul 12.00 WITA, didampingi sejumlah aparat kepolisian dan Kepala Kepolisian Resor Denpasar Timur Komisaris Polisi I Gede Redastra.
Namun, tidak ada anggota keluarga Angeline yang menyambut kedatangan Menteri, yang kemudian menunggu di depan pintu gerbang rumah di pinggir jalan.
Setelah sekitar 10 menit menunggu, seorang petugas pengamanan pribadi yang berjaga di depan rumah menemuinya.
Kepada Menteri, petugas yang bernama I Dewa Ketut Raka mengatakan bahwa keluarga sedang tidak ingin menerima tamu karena kondisi psikis dan kesehatan Margareta yang tertekan setelah Angeline hilang.
Yuddy menjelaskan kepada wartawan bahwa ia mengunjungi kediaman orang tua bocah malang itu semata karena peduli.
"Menteri sebagai pembantu presiden harus merespons setiap masalah yang terkait dengan kemasyarakatan dan ini merupakan masalah kemanusiaan," ucapnya.
Sekitar pukul 12.15 WITA, Yuddy meninggalkan kediaman keluarga Angeline dan bergegas menuju Kepolisian Daerah Bali, antara lain untuk membicarakan kasus hilangnya bocah kelas dua SDN 12 Kesiman Sanur itu. (Antara)
Berita Terkait
-
4 Inspirasi OOTD Pakai Kemeja ala Yoriko Angeline, Simpel tapi Chic!
-
Eks MenpanRB Bongkar Praktik Titipan CPNS Masa Lalu: Banyak, Kebanyakan dari Kalangan Kepala Daerah
-
Isu Ijazah Jokowi Mengemuka, Yuddy Chrisnandi: SE 2015 Tidak Pernah Diterbitkan untuk Itu
-
Bukan Horor, Film 'Pesugihan Sate Gagak' Malah Jadi Ajang Tahan Tawa Yoriko Angeline
-
Okan Kornelius Tak Sebut Nama Pacar saat Ditanya Kriteria Istri Idaman
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi
-
Dudung Takziah ke Rumah Peserta SPPI yang Meninggal, Pastikan Pelatihan Fisik Dihapus!
-
Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri
-
7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas
-
Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras
-
Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik
-
Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!
-
Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY
-
BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara
-
Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi