Suara.com - Anggota Fraksi Demokrat DPR Agus Hermanto yakin Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro (Ibas) tidak terlibat dalam kasus Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, Jumat (5/6/2015). Seperti diketahui, nama putra bungsu Susilo Bambang Yudhoyono sempat disebut tersangka gratifikasi SKK Migas Sutan Bathoegana dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor, Kamis (4/6/2015).
"Kami yakin persis, Ibas nggak mungkin terlibat. Sehari-hari kita sering bergaul, beliau sangat jauh lah terlibat apalagi proyek. Pada waktu itu dia anak Presiden jadi tidak mungkin melakukan yang nggak sesuai," kata Agus di DPR, Jumat (5/6/2015).
Dia menambahkan Ibas memiliki sikap hati-hati sehingga tidak mungkin membicarakan masalah yang ditangani Komisi VII.
"Jadi tidak mungkin terlibat," ujarnya.
Untuk diketahui, Sutan menyampaikan adanya rencana Ibas dengan (mantan) Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Rudi Rubiandini terkait proyek migas. Pertemuan direncanakan di gedung Rafles, Cibubur.
Pertemuan tersebut, katanya, direncanakan oleh Direktur PT. Rajawali Swiber Cakrawala yang merupakan teman Ibas.
"Saya waktu itu diundang oleh Deni membawa nama Ibas, waktu itu Eka (Putra) mengontka saya yang katakan Ibas mau ketemu (di Rafles)," kata Sutan.
Namun, Sutan menerangkan pertemuan batal karena Ibas tak datang di tempat yang ditentukan. Tetapi, di tempat yang sama ada Bendahara Umum Demokrat Sartono Utomo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat