Suara.com - Hari ini, Rabu (27/5/2015), Badan Reserse Kriminal Polri memanggil bekas Dirjen Migas Kementerian Energi Sumber Daya Mineral Evita Legowo terkait kasus dugaan korupsi penjualan kondensat yang melibatkan BP Migas (sekarang SKK Migas) ke PT. Trans Pacific Petrochemical Indotama. Evita akan diperiksa sebagai saksi.
"Dia (Evita Legowo) sudah datang, dan sekarang sedang kami periksa. Saya juga ikut memeriksa," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Victor Edison Simanjuntak.
Selain Evita, lanjut Victor, penyidik juga memanggil saksi dari Pertamina.
"Nanti kami juga akan memanggil dari pihak Pertamina," ujarnya.
Sampai saat ini, kata Victor, polisi sudah memeriksa 28 saksi dari SKK Migas, TPPI, ESDM, Kementerian Keuangan, dan ahli.
"Kami sudah memeriksa dari unsur pemerintah, BP Migas dan TPPI. Nanti akan kami lakukan pemeriksaan lanjutan untuk melengkapi bukti-bukti. Karena tentu tidak bisa sekali diperiksa," katanya.
Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan tiga tersangka: HW, RP, dan DH. Kasus dugaan korupsi kondensat dan pencucian uang diduga telah merugikan negara hingga 156 juta dolar AS atau sekitar Rp2 triliun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
-
AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi
-
0882 Nomor Kartu Apa? Cek Provider dan Daftar Kode Prefix Resmi
-
Kebiasaan Unik Orang Indonesia: Beli Asuransi Perjalanan Mendadak Tanpa Persiapan
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026