Masih Dikritik, 'Keseleo' Lidah Jokowi soal Bung Karno

Sabtu, 06 Juni 2015 | 10:35 WIB
Presiden Jokowi

Suara.com - Sejarahwan Peter Kasenda mengkritik pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut jika Presiden pertama Indonesia Soekarno lahir di Blitar.

Menurut penulis sejumlah buku yang mengangkat kehidupan dan pemikiran Soekarno itu, sang Proklamator lahir di Surabaya pada 6 Juni 1901 silam. Bahkan menurutnya, Bung Karno tinggal di Kota Pahlawan itu.

"Di Surabaya Soekarno lahir, saya yakin sekali. Sebelum 1965, buku-buku selalu menulis Soekarno di Surabaya, tapi sesudah 1965 ada buku-buku tertentu yang mengatakan di Blitar," kata Peter dalam diskusi 'Bung Karno Lahir Dimana?: Bagaimana Kita Memperlakukan Sejarah', di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6/2015).

Dikatakan Peter, jika Pemerintah Surabaya berencana membeli rumah yang menjadi tempat lahir Bung Karno untuk dijadikan sebagai museum.

"Ini ingin menegaskan bahwa Soekarno lahir di Surabaya dan tinggal di sana. Surabaya tempat lahirnya mau dilestarikan dengan rencana mau dibeli oleh Pemerintah Kota Surabaya," kata dia.

Sebelumnya Jokowi menyebut bahwa kota kelahiran Bung Karno adalah Blitar. Kekeliruan itu diucapkan Jokowi pada Peringatan hari Lahir Pancasila 1 Juni lalu di Blitar, Jawa Timur.  Padahal, yang sebenarnya, presiden pertama Indonesia itu dilahirkan di Surabaya. Anggota Tim Komunikasi Publik Presiden, Sukardi Rinakit, mengaku sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas salah ucap Jokowi  ihwal kota kelahiran Bung Karno.

Sukardi juga meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya kepada keluarga Bung Karno. Ke depan, Sukardi berjanji akan berhati-hati dalam memberikan informasi, khususnya yang berkaitan dengan perjalanan sejarah bangsa.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com