Suara.com - Tim Wushu Indonesia sukses mendulang tiga medali emas dari nomor taulu pada hari kedua pertandingan cabang itu di SEA Games 2015 yang berlangsung di Hall 2 Singapura Expo, Minggu.
"Sebuah pencapaian luar biasa dari tim wushu, tiga emas hari ini dan diharapkan besok masih menambah emas lagi," kata Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi seusai mengalungkan medali kepada Ahmad Hulaefi yang sukses meraih medali emas pada nomor pertandingan toya.
Gerakan brilian Ahmad Hulaefi menghantarkannya meraih emas ketiga cabang olahraga.
Ahmad Hulaefi mencatat nilai tertinggi 9,73 dan berhak atas medali emas. Sedangkan medali perak diraih Xuan Hiep Tran (Vietnam) dengan nilai 9,72 dan atlet tuan rumah Yi Xian Yong Singapura dipaksa puas dengan medali perunggu.
Sebelumnya pada nomor nan quan dan nan gun putra, Harris Horotius meraih emas setelah mencatat nilai tertinggi 9,71. Perak dan perunggu nomor itu diraih Quok Knahn Pham (Vietnam) dan Mun Hua Ho (Malaysia).
Pada laga Minggu siang, Lindswel menyumbang emas pertama dari nomor taijiquan.
Hingga hari kedua, tim wushu telah mendulang tiga emas, dua perak dan tiga perunggu.
"Diharapkan sukses hari pertama bisa menjadi motivasi perburuan emas besok," kata Menpora.
Sementara itu Ahmad Hulaefi menyebutkan pengalaman meraih emas SEA Games 2015 sempat membuat gamang karena tingginya poin peserta sebelumnya.
"Saya sempat gamang karena atlet lain yang berlaga di awal mencatat nilai tinggi, namun akhirnya saya bisa mengatasi dan meraih emas," kata Hulaefi seusai menyelesaikan partai final nomor toya.
Sementara atlet Indonesia lainnya Aldy Lukman yang juga tampil baik harus puas di peringkat keempat dengan nilai 9.70. (Antara)
Berita Terkait
-
Edgar Xavier Buka Kemungkinan Jadi Pelatih Wushu usai SEA Games 2025
-
Wushu Indonesia Juara Umum SEA Games 2025, Sabet 9 Medali
-
Klasemen SEA Games 2025: Indonesia Koleksi 46 Medali Emas, Jauhi Vietnam
-
Tambah 2 Emas, Wushu Indonesia Penuhi Target SEA Games Thailand 2025
-
Hasil SEA Games 2025: Performa Impresif Edgar Xavier Hasilkan Medali Emas
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi