Suara.com - Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi tidak mempermasalahkan pesta pernikahan Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, dihadiri ribuan orang.
Pesta ini, menurut Yuddy, tidak berbenturan dengan Surat Edaran Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, di mana agar pejabat negara hanya boleh mengundang maksimal 400 orang dalam acara hajatan.
"Untuk ukuran seorang anak Presiden dari negara besar itu sangat sederhana. Dilaksanakan di lingkungan rumah, gedung yang digunakan gedung milik keluarga, orang yang terlibat rakyat setempat mulai dari catering, pasang tenda, sampai ratusan tukang becak yang antarkan tamu undangan," kata Yuddy di gedung DPR, Senin (8/5/2015).
Apalagi, kata Yuddy, pesta tersebut tidak dikeluhkan masyarakat. Malah, katanya, warga ikut gotong royong membantu persiapan acara. Yuddy menyontohkan sampai ada warga yang memberikan bantuan makanan dan tenda.
"Ini kan jadi kemeriahan rakyat tidak ada jarak. Di mana yang salah," kata Yuddy.
Menurut Yuddy yang tidak boleh adalah ketika pejabat negara menggelar resepsi di hotel bintang lima dan undangan dibatasi serta menolak warga yang ingin hadir. Kemudian, penyelenggaraan pesta merugikan warga karena menimbulkan macet. Selain itu, pesta dengan menggunakan fasilitas negara.
Yuddy mengatakan acara mantu Presiden Jokowi malah bisa menjadi contoh bagi pejabat negara, dimana penyelenggaraan acara melibatkan rakyat.
"Jadi banyak hal positif dari pernikahan Gibran ini," katanya.
Pernikahan Gibran dan mantan Putri Solo, Selvi Ananda, akan diselenggarakan pada 11 Juni 2015.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius