Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menugaskan PT Jakarta Propertindo (PT Jakpro) untuk membangun rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di lahan milik PT Kereta Api Indonesia (PT. KAI).
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, rusun yang akan dibangun pemprov DKI nantinya setara dengan rusun Tambora, Jakarta Barat, yang dilengkapi dengan fasilitas lift.
Bedanya, kata Ahok, dikokasi rusun baru itu akan ada pasar rakyat yang lokasinya dekat dengan depo transpotasi massal Mass Rapid Transit (MRT) yang kini proyek tersebut tengah dikerjakan.
"Jadi (rusunnya) ada toko, pake lift kaya yang di Tambora. Nanti mereka akan kita pindahkan yang di bawahnya akan kita bangun depo MRT. Di atas depo MRT akan ada toko dan rusun, saya harap paling telat tahun depan sudah mulai konstruksi untuk pembangunan," jelas Ahok di Stasiun Kota, Jakarta Barat, Rabu (10/6/2015).
Sebelum membangun rusun, nantinya pemprov DKI akan terlebih dahulu membersihkan permukiman liar yang berada didekat rel kereta api Tanjung Priok sampai Ancol. Pasalnya tempat tersebut akan digunakan oleh PT KAI.
"Jadi kita akan pindahkan mereka. Makanya kita beri tahu mereka. umumnya mau pindah kok, yang suka keberatan itu yang punya 10 unit nyewain. Kasus Kampung Pulo (lokasibanjir) kan gitu. Beberapa puluh tahun Kampung Pulo ngga pernah pindahin. Sekarang sudah 80 persen sudah ambil dan langsung kita kasih KTP alamat rusun," jelas Ahok.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?