Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaka Purnama (Ahok) mengaku memiliki "hutang" dengan rekannya sesama politisi. "Hutang" tersebut menurutnya adalah belum dilakukannya syukuran ketika dirinya naik menduduki kursi orang nomor satu di DKI Jakarta.
Teringat hal itu, Ahok pun menyatakan bahwa dirinya akan melakukan syukuran tambahan apabila anggota DPRD DKI Jakarta tidak jadi meneruskan temuan Hak Angket ke Hak Menyatakan Pendapat (HMP).
"Saya ketemu temen (yang bertanya), 'Kok kamu belum syukuran (ketika jadi Gubernur)?' Saya bilang, 'Oke, ngutang satu,'" ujar Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (12/6/2015).
Ahok menegaskan, jika DPRD yang diketuai Prasetyo Edi Marsudi tidak jadi memakzulkan dirinya walaupun telah dinyatakan bersalah oleh Panitia Angket terkait draf RAPBD DKI Jakarta 2015 dana masalah etika, dirinya berniat menggelar syukuran juga.
"Nanti kalo HMP (DPRD) gagal nurunin (dari kursi Gubernur), berarti hutang dua. Syukurannya dua kali," tutur Ahok.
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya