Suara.com - Warga Desa Geulanggang Baroe, Kabupaten Aceh Utara, heboh dan panik menyusul ada semburan lumpur bercampur batu yang muncul dari sumur bor.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Minggu, semburan lumpur yang berada di Kecamatan Lapang tersebut terjadi pada Sabtu (13/6) sekitar pukul 16.30 WIB, ketika petugas sedang membersihkan pipa dari lumpur yang sudah dimasukkan ke dalam sumur tersebut.
"Sumur bor itu sudah dikerjakan selama lima hari, tadi saat petugas membersihkan pipa yang sudah masuk ke sumur, tiba-tiba keluar semburan lumpur yang bercampur bebatuan," ujar Danil.
Danil menambahkan, semburan lumpur tersebut mencapai 50 meter dan mengalir ke pemukiman warga. Selain itu, sejumlah pohon juga layu akibat terkena semburan lumpur tersebut dan membuat sejumlah warga menjadi panik.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara Munawar Ibrahim mengatakan, usai mendapatkan laporan tentang semburan lumpur tersebut, pihaknya langsung menyiagakan sejumlah personel dari SAR dan BPBD untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran.
"Kita sudah menyiagakan sejumlah personel di lokasi terjadinya semburan lumpur sejak sore kemarin, petugas terus melakukan pemantauan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Munawar Ibrahim.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengairan dan ESDM Kabupaten Aceh Utara, Mawardi mengatakan, terkait dengan semburan lumpur tersebut pihaknya sudah melaporkan kepada Dinas Pertambangan dan Energi Aceh (Distamben) di Banda Aceh.
Menurutnya, Dinas Pertambangan dan Energi Aceh harus segera mengambil langkah-langkah menghentikan semburan lumpur tersebut, agar radius semburannya tidak meluas dan tidak mengenangi permukiman warga.
"Kita tidak memiliki sumber daya dan alat untuk menghentikan semburan lumpur tersebut, maka kita meminta Dinas Pertambangan dan Energi Aceh untuk segera mengirimkan tenaganya," ujar Mawardi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung