Suara.com - Satu dari empat turis asal Inggris yang nekat berpose telanjang di Gunung Kinabalu, Malaysia, menyesal dan minta maaf atas perbuatannya. Penyesalan itu disampaikan Eleanor Hawkins, (23), di Inggris, setelah dideportasi oleh Pemerintah Malaysia.
"Saya sadar kelakuan saya konyol dan saya sadar seberapa besar kesalahan yang kami perbuat kepada masyarakat Sabah. Untuk itu, saya benar-benar minta maaf," kata Eleanor dalam sebuah pernyataan di rumahnya di Draycott, Inggris, seperti dilansir AFP.
Ibunda Eleanor, Ruth menambahkan, putrinya salah dan sudah diadili oleh pemerintah Malaysia.
Eleanor dan tiga turis lainnya ditahan pekan lalu, menyusul tragedi gempa bumi 5 Juni yang menewaskan 18 orang di Gunung Kinabalu.
Masing-masing diwajibkan membayar denda sebesar 5.000 Ringgit atau setara Rp17,7 juta. Selain itu, mereka juga divonis kurungan tiga hari di penjara Malaysia.
Atas perbuatan itu, keempatnya pun dilarang kembali datang ke Malaysia di bawah undang-undang imigrasi negara tersebut. Mereka dinyatakan bersalah berdasarkan Pasal 8 Undang-undang Keimigrasian tahun 1959/1963.
Selain Eleanor, ada pula kakak beradik asal Kanada, Lindsay Pertersen, (22), dan Danielle Pertersen, (23), serta turis Belanda bernama Dylann Snel. Keempatnya, bersama enam lainnya nekat telanjang di Gunung Kinabalu, 30 Mei silam.
Aksi mereka dianggap menodai gunung yang dinilai sakral bagi masyarakat sekitar. (Asia One)
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Kejagung Bakal Pelajari Laporan Terkait Genosida Israel Terhadap Warga Palestina
-
Roy Suryo Ungkap Banyak Broker di Kasus Ijazah Jokowi, Ada Uang Haram di Balik Tawaran Damai?
-
Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi Dipastikan Asli, Polisi: Cetakan Lama Bank Indonesia
-
Masyarakat Sipil Desak Kejaksaan Agung Mengusut Genosida di Palestina Lewat Yuridiksi Universal
-
Sejumlah Masyarakat Sipil Laporkan Kejahatan Genosida Israel ke Kejaksaan Agung
-
Kapolda Metro ke Anggota: Jangan Sakiti Hati Masyarakat, Satu Kesalahan Bisa Hapus Seluruh Prestasi!
-
Thomas Djiwandono Geser ke BI, Benarkah Juda Agung Jadi Wamenkeu Baru Pilihan Prabowo?
-
Usut Kasus Korupsi Rumah Jabatan, KPK Periksa Sekjen DPR Indra Iskandar Hari Ini