Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise menegaskan dirinya akan ikut mengawal proses hukum kasus kematian Angeline (8) bocah asal Bali.
"Kasus ini kami ikuti sejak awal, dan selama proses hukum berjalan kami akan mendampingi," kata Yohana Yembise di Jakarta, Senin (15/6/2015).
Yohana juga menambahkan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi juga sudah menghubungi dirinya terkait kasus Angeline.
"Menpan sudah telepon saya agar bersama-sama mengawal kasus ini, Menpan juga kabarnya bersedia menyiapkan pengacara," katanya.
Dia juga menambahkan, dirinya mendesak pihak kepolisian untuk mengusut hingga tuntas penyebab kematian Angeline.
"Penegakan hukum harus terus diwujudkan, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang, agar ada efek jera " katanya.
Yohana juga bercerita bahwa dirinya pernah datang langsung ke tempat Angeline tinggal di Jalan Sedap Malam Nomor 26, Sanur, Denpasar, Bali.
Kedatangannya dilakukan sebelum Angeline ditemukan dalam kondisi meninggal dan terkubur di belakang rumah tempat dia tinggal tersebut.
"Saya masih ingat bahwa di rumah itu baunya sangat menyengat, saya bahkan sempat memiliki firasat bau menyengat itu dibiarkan untuk menutupi bau lain di dalam situ, padahal saya lihat ada pembantu, tapi kenapa bau terlalu menyengat," katanya.
Bahkan, tambah Yohana, berangkat dari firasat itu, dia sempat memandang ke sekeliling untuk mencari gundukan-gundukan tanah dan hal-hal mencurigakan lainnya.
"Apalagi ketika saya datangi sekolahnya, ada laporan bahwa Angeline terlihat tertekan, kurus dan lain sebagainya," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno