Suara.com - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Ban Ki-moon, mengatakan "sangat prihatin" atas hukuman mati yang dijatuhkan oleh pengadilan Mesir terhadap mantan presiden Muhammad Mursi dan 99 rekannya dari organisasi Ikhwanul Muslimin.
Seperti yang diberitakan sebelumnya pengadilan Mesir, pada Selasa (16/6/2015), menjatuhkan hukuman mati pada Mursi yang didakwa terlibat dalam pembunuhan, penculikan, dan sejumlah tindak kejahatan lainnya dalam sebuah aksi pembobolan penjara di 2011 silam.
"PBB menentang cara-cara hukuman mati hukuman di segala kondisi," bunyi pernyataan resmi Ban.
"Sekjen PBB prihatin dengan vonis-vonis seperti itu, yang dijatuhkan dalam sebuah pengadilan massal, dan akan berdampak negatif pada stabilitas jangka panjang Mesir," bunyi pernyataan itu lebih lanjut.
Sementara itu di Pemerintah Amerika Serikat, dalam pernyataan resminya, juga mengecam hukuman mati tersebut dan secara terbuka mengatakan bahwa vonis tersebut "bermotif politik".
Mursi adalah presiden pertama Mesir yang terpilih melalui pemilihan umum demokratis. Ia berkuasa sejak 2012 dan dilengserkan oleh militer dalam sebuah kudeta pada Juli 2013. Sejak saat itu dia ditahan dan diadili dalam sejumlah kasus kekerasan di negara itu. (Reuters)
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026