Suara.com - Wakil Ketua Komisi III DPR yang membidangi hukum, Desmond J Mahesa menilai tidak masalah Polri dan TNI daftar calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Meski mereka masih aktif atau sudah pensiun.
Hanya saja menurut Desmon, jika polisi dan TNI aktif terpilih jadi pimpinan KPK, mereka harus berhenti. Itu tidak melanggar undang-undang.
"Kalau menurut saya siapa pun hari ini apakah masih aktif atau tidak, silahkan mendaftar. Tapi kalau sudah ditetapkan, harus berhenti. Jadi tidak ada masalah, tidak ada yang dilanggar dari UU," kata Desmond J Mahesa saat dihubungi, Rabu (17/6/2015).
Desmond mengatakan siapa pun yang terpilih nanti harus menjaga KPK. Sebab, menurut Politisi Gerindra itu, KPK sudah rusak karena penyidik dan pimpinannya tidak hati-hati dalam bertindak.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq lebih tegas menanggapi kemungkinan anggota TNI Aktif yang ingin mendaftarkan diri menjadi calon pimpinan KPK. "Yang jelas kalau tentara aktif, kalau masuk KPK harus mundur. (Kalau purnawiran) Nggak masalah," kata dia.
Untuk diketahui, ada sejumlah nama jenderal, baik TNI dan Polri yang mendaftarkan diri. Nama-nama yang beredar adalah Kapolda Papua Irjen Yotje Mende dan Mantan Wakapolda Sulselbar Irjen Syahrul Mamma.
Serta jenderal yang sudah tidak aktif lagi, yaitu Mantan Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Benny Mamoto dan Mantan Danpuspom Mayjen Hendardji Soepandji.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gempa Bumi Venezuela, Banyak Gedung Runtuh di Caracas dan La Guaira
-
Diduga Terima Suap Ruko dan Miliaran Rupiah, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Perdana
-
Venezuela Diguncang Gempa Bumi 'Raksasa' 7,2 SR, Korban Berjatuhan
-
Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo
-
Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger