Suara.com - Komisi II menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Senin (22/6/2015). Di tengah rapat, Ketua KPU Husni Kamil Manik melontarkan komentar yang mengejutkan peserta rapat.
Dia mengatakan, KPU mendapat surat undangan RDP dengan agenda membahas peraturan KPU (PKPU) dan bukan untuk membahas hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap KPU seperti yang direncanakan Komisi II DPR.
"Tadi kita sudah sama dengar harapan bapak Ketua Komisi II. Tapi Ijin kan kami sampaikan surat undangan dari DPR, kami terima surat tentang bahas PKPU (bukan hasil audit BPK)," ungkap Husni diruang rapat Komisi II DPR, Senin (22/6/2015).
Padahal, Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarulzaman sebelumnya mengatakan RDP tersebut beragenda membahas hasil audit BPK terhadap KPU yang diduga terdapat penyimpangan anggaran sebesar Rp334 miliar.
Rambe mengatakan, memang ada kesalahan komunikasi antara Komisi II dengan pihak Sekretariat Jenderal DPR yang mengirimkan surat ke KPU ini.
Menurut Rambe pembahasan audit BPK terhadap KPU merupakan inisiatif acara tambahan setelah pembahasan PKPU.
"Jadwal hari ini memang bahas PKPU. Jadi waktu saat Kamis (18/6), pertemuan dengan pimpinan BPK kita diberikan secara resmi dan pimpinan DPR langsung dengan Sekjen ditambah acara konfirmasi menyangkut hasil tenuan BPK. Oleh karena itu saya langsung hubungi Kabagseg (kesekretariatan) Kamis Magrib, agar ditambah acara itu, dan konfirmasi ke KPU," kata Rambe.
"Jawaban kabag waktu itu siap pak, akan kami laksanakan. Oleh karena itu, diundangannya, undangannya ini baru nanti dilanjutkan evaluasi PKPU," jelasnya lagi.
Setelah itu, Husni kembali menimpali, KPU siap memberikan penjelasan atas temuan BPK tersebut usai pembahasan PKPU selesai.
Untuk diketahui, BPK menemukan adanya penyimpangan anggaran oleh KPU sebesar Rp334 miliar. Komisi II pun ingin mendalami temuan ini dengan mengundang KPU dan melakukan RDP hari ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal