Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI diminta untuk memperhatikan dampak dari dana aspirasi yang diusulkan besarnya mencapai Rp20 miliar per anggota dewan setiap tahun.
Juru Bicara Koalisi Kawal Anggaran, Roy Salam mengatakan, berhubung dana aspirasi ini masih menjadi perdebatan di masyarakat, perlu adanya pengawalan dari rakyat agar dana tersebut tidak digunakan hanya untuk perorangan anggota DPR.
"Ini kan masih berproses. Jadi perlu dilihat persoalan ini secara komprehensif. Lihat juga dampak secara luas, baik dampak pada tata kelola keuangan negara, dan juga potret dampak politik ke depan," ujar Roy, dalam diskusi bertajuk "Dana Amunisi DPR", di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6/2015).
Roy menjelaskan, dalam hal tata kelola keuangan negara, sudah dijelaskan di awal proses pengaanggaran serta sudah dialami perkembangannya di masa lalu.
"Saat ini, dengan adanya Undang-Undang (UU) Keuangan Negara Nomor 17 Tahun 2003, UU Nomor 1 Tahun 2004, UU Nomor 15 Tahun 2004, itu satu paket reformasi keuangan negara. Bagaimana kita jadikan anggaran itu dikelola baik oleh negara dengan tujuan untuk mensejahterakan (rakyat)," papar Roy.
Roy menilai, saat ini alokasi anggaran yang telah diterima DPR untuk menerima aspirasi-aspirasi rakyat pun masih belum efektif.
"Selama ini lihat, alokasi anggaran tidak seluruhnya terakomodir di Musrenbang. Bahkan biasanya sebagian kecil masih ada proses perencanaan (pembangunan) yang top down," jelasnya.
"Dalam konstitusi kan sudah jelas bagi fungsi. Apakah pembahasan APBN sudah berkualitas atau belum? Apakah hasil reses di dapil yang disalurkan kepada mitra kerja di level Banggar dan Menkeu, sudah tersampaikan?" ujarnya pula.
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi
-
Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat
-
Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda
-
Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik
-
Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia
-
Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar