Suara.com - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) diharapkan menolak penambahan dana aspirasi daerah pemilihan menjadi sebesar Rp20 miliar per anggota dewan setiap tahun, dimasukkan ke dalam RAPBN 2016.
"Kita mengingatkan pemerintah untuk bisa berhati-hati menyerap aspirasi dari DPR tentang dana aspirasi ini. Harus diperhatikan melalui hak, dan Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014," ujar anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem, Jhonny G Plate, dalam diskusi bertajuk "Dana Amunisi DPR", di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6/2015).
Nasdem diketahui merupakan salah satu fraksi di DPR yang menolak pengusulan dana aspirasi itu. Menurut Jhonny, pihaknya menilai masih banyak yang harus dikerjakan anggota dewan dibandingkan harus memperjuangkan dana aspirasi.
"Memang, kewajiban anggota DPR memperjuangkan aspirasi rakyat dan dapil. Namun ingat kewajiban dan fungsi DPR, jangan sampai waktu habis mengurusi aspirasi P2DP (Program Pembangunan Daerah Pemilihan)," jelas Jhonny.
Jhonny mengatakan, pembangunan di Indonesia lebih penting dibandingkan harus memikirkan perjuangan sebagian anggota dewan yang ingin dana aspirasi tetap ada.
"Pembanguan kita lebih berkualitas. Jangan sampai itu diganggu usulan kecil (seperti dana aspirasi) ini (yang) dilanjutkan ke pemerintah pusat," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Pelaku Usaha Butuh Kepastian Regulasi, Para Pakar Ini Soroti Profesionalisme Penegakan Hukum
-
Prabowo Punya Rencana Mundur? Dino Patti Djalal Bocorkan Syarat Indonesia Gabung BoP
-
Niat Bersihkan Rumah Kosong, Warga Sleman Temukan Kerangka Manusia di Lantai Dua
-
Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Sampai Malam: Peta Sebaran Hujan Lengkap dari BMKG
-
Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai