Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyelenggarakan Safari Ramadan, Selasa (23/6/2015). Tempat yang pertama didatangi ialah kantor Wali Kota Jakarta Pusat.
Dalam pidato, Ahok berharap umat muslim bisa menahan diri, baik perkataan maupun perbuatan.
Terutama kepada PNS, Ahok berharap mereka menahan diri dari kebiasaan belanja barang mewah.
"Selama menjalankan ibadah puasa diharapkan untuk bisa menahan diri. Dan seluruh karyawan PNS di DKI (yang suka) belanja mewah, juga bisa belajar nahan diri itu intinya, nggak ada yang lain," kata Ahok.
Lalu, Ahok mengancam menerapkan cara keras untuk mengatur gaya PNS DKI. Pasalnya, ia meyakini banyak pegawai yang curang dalam bekerja.
"Kita bulan ini akan berlakukan (sistem) agak kasar, kalau bapak ibu stafnya mengisi ngarang, atasnya menutupi juga, seluruh TKD-nya kami hilangkan. Ada dua orang nggak perlu dikasih TKD, stafnya yang malas juga dihilangkan TKD-nya," kata Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan