Suara.com - Belum lama ini, Badan Pengawasan Obat dan Makanan menemukan kecap mengandung alkohol yang beredar di beberapa swalayan di Provinsi Jambi.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan Widodo mengatakan BPOM merupakan penanggungjawab terhadap pengawasan kasus semacam ini. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 9 tahun 1996.
"Kalau pengawasan kan terbagi tiga, pangan olahan, pangan segar dan non pangan. Pangan olahan menjadi tanggungjawab BPOM meski kita yang menemukan. Tapi kita bekerjasama. Karena dia kan UU pangan kaitannya dengan itu termasuk PP 09 tahun 1996 tentang penanganannya di BPOM," kata Widodo saat ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (25/6/2015).
Widodo mengatakan kementeriannya sama sekali tidak punya wewenang untuk menangani kasus ini. Meski demikian, kementerian akan koordinasi dengan BPOM agar kejadian tersebut tidak terulang.
"Kalau kami ini enggak punya wewenang untuk itu, karena itu merupakan tugas BPOM. Tapi kita akan terus bekerjasama satu sama lain. Karena kandungan alkohol dalam kecap itu tidak boleh diperjualbelikan," katanya.
Seperti diketahui, pada 22 Juni 2015, BPOM menemukan kecap beralkohol sebagian swalayan daerah Jambi. Kecap tersebut berasal dari Jepang. Kecap mengandung kadar alkohol sekitar 2,4 persen.
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata
-
PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa
-
Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang
-
Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap
-
Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping
-
Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat
-
Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi
-
Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni