Suara.com - Penyidik Direktorat Reskrimum mendatangkan seorang saksi ahli yang juga pemerhati anak, Seto Mulyadi atau Kak Seto. Kak Seto datang ke Polda Bali pada Kamis (25/6/2015) hari ini.
Juru Bicara Polda Bali, Hery Wiyanto mengatakan keterangan Kak Seto itu untuk mengungkap kasus penelantaran anak yang diduga dilakukan ibu angkat Angeline Margriet Christina Megawe alias Margaret.
"Tadi kak Seto datang sekitar pukul 17.00 WITA. Kami juga sudah mengambil keterangannya sebagai saksi ahli," katanya saat dihubungi wartawan, Kamis malam.
Polisi sengaja mendatangkan Kak Seto. Polisi juga menunjuk Kak Seto sebagai saksi ahli. Polisi menanyakan Kak Seto soal pengetahuan perkembangan anak.
"Pertanyaan penyidik seputar hak-hak anak secara umum termasuk perkembangan anak. Keterangan Kak Seto selanjutnya dituangkan dalam perkara penelantaran anak," pungkasnya. (Luh Wayanti)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Lubang Kubur Angeline Digali Dua Pekan Sebelum Pembunuhan
Pengakuan TSK Pembunuh Angeline soal Luka Sundutan Rokok
Ini Pengakuan Agustinus Kepada Ortunya Soal Pembunuhan Angeline
Ini Kegiatan TSK Pembunuh Angeline Sekarang di Ruang 3 x 4 Meter
Tag
Berita Terkait
-
Masa Penahanan TSK Pembunuh Angeline akan Diperpanjang 40 Hari
-
Semua Pemuka Agama di Bali Ikut Doa Bersama untuk Angeline
-
Untuk Ungkap Pembunuh Angeline, Darah Dua Anak Margaret Diambil
-
Ini Pengakuan Agustinus Kepada Ortunya Soal Pembunuhan Angeline
-
Mantan Penghuni Kos Rumah Angeline Beri Informasi Lagi
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Belajar dari Broken String Aurelie Moeremans: Mengapa Korban Sulit Lepas dari Jerat Pelaku?
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi