Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan kesenangannya atas donasi yang diberikan oleh PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (pemilik jaringan ritel Alfamart Alfamidi) yang telah memberikan bus tingkat pariwisata gratis dan 7.285 kacamata yang akan dibagikan bagi pelajar di Jakarta yang membutuhkan.
"Bagi kami, kita sangat terima kasih, sehingga program-program untuk siswa yang kacamata, atau untuk bus ini, kita punya standar," ujar Ahok biasa Gubernur Basuki disapa di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (26/6/2015).
Ahok bahkan mengharapkan, pihak swasta yang berada di Ibu Kota juga dapat andil menyumbangkan bus atau keperluan warga Jakarta melalui program CSR (corporate social responsibility).
"Jadi kami terima kasih kepada sumbangan pertama seperti ini dan kita harapkan yang lain juga mau nyumbang," kata Ahok.
Ahok menjelaskan, bus-bus pariwisata yang diberikan dari pihak swasta kepada DKI, nantinya untuk perawatan akan langsung melalui ATPK (Agen Tunggal Pemegang Merek).
"Perawatan semua, kita langsung ATPM. jadi kita enggak mau lagi lelang, diservis sama orang lain, tapi harus langsung diservis oleh mercedes benz. Jadi kita mau yang kelas dunia (untuk kendaraan umumnya)," jelas Ahok.
"Harapan saya Jakarta bisa memberikan pelayanan terbaik dalam sisi bus, dengan mutu standar dunia, jadi kita mau datangkan bus-bus dari Jerman, dari Inggris bila perlu dari Swedia yang tingkat kelas eropa," Ahok menambahkan.
Nantinya jika pihak swasta banyak yang berpartisipasi terhadap pembangunan di DKI terutama untuk bus, maka ke depan pemprov DKI bisa menjamin seluruh warga Jakarta akan di gratiskan naik bus.
"Saya akan memberikan bus di Jakarta tidak perlu bayar, sampai tiket harian. (Atau) anda bayar sehari bebas naik bus kemana-mana, sampai tiket mingguan, bulanan, tahunan, semua udah diskon. sehingga orang jakarta yang naik bus berkali-kali dalam 1 hari, dia akan diuntungkan. ini utk membantu stimulus ekonomi sebetulnya," jelas Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap
-
Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta
-
Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa
-
Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?
-
Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok
-
Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut