Suara.com - Kapten pesawat TransAsia Airways ATR 72-600 ternyata mematikan satu-satunya mesin pesawat yang masih hidup sebelum jatuh ke Sungai Keelung, Taipei, Taiwan, pada tanggal 4 Februari silam. Hal itu diungkap dalam laporan kecelakaan yang dirilis Badan Keselamatan Penerbangan Taiwan (ASC), hari Kamis (2/7/2015).
"Wow, menarik throttle (tuas pengendali mesin pesawat) yang salah," ucap Kapten Liao Jian-zong, yang memiloti pesawat tersebut dalam rekaman suara kokpit sesaat sebelum pesawat jatuh.
Sempat terjadi kebingungan di dalam kokpit saat pilot dan kopilot mencoba mengendalikan pesawat setelah satu mesinnya kehilangan tenaga. Kapten Liao melakukan kesalahan. Alih-alih mematikan mesin yang kehilangan tenaga, ia malah menurunkan throttle mesin yang masih hidup.
Kapten baru menyadari kesalahannya beberapa saat kemudian. Namun semua sudah terlambat.
Kapten Liao mencoba menghidupkan kembali mesin tersebut. Tetapi, tiba-tiba si kopilot, yang notabene seorang pemula dan masih menjalani pelatihan mengatakan, " Tabrakan, tabrakan, bersiap untuk menabrak".
Kata-kata tersebut merupakan yang terakhir terdengar dari rekaman suara kokpit.
Dalam laporan ASC disebutkan pula bahwa Kapten Liao Jian-zong pernah gagal dalam sebuah latihan simulasi terbang pada bulan Mei 2014. Pasalnya, ia tidak punya pengetahuan yang cukup untuk menghadapi mesin yang bermasalah pada saat lepas landas.
Pesawat yang sejatinya bisa terbang hanya dengan satu mesin ini membawa 58 penumpang dan kru. Pesawat tersebut jatuh sesaat setelah lepas landas, dan menukik tajam ke Sungai Keelung di Taipei. Sebanyak 15 orang selamat dari kecelakaan tersebut. (Reuters)
Baca juga:
Seperti Apa Rasanya Berumah di Atas Air?
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti
-
183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar
-
Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran
-
Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun
-
Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran
-
Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?
-
Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand
-
Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar