Suara.com - Kapolri Badrodin Haiti mengatakan, daerah yang belum siap secara finansial untuk melangsungkan pilkada serentak pada Desember 2015 ini, supaya menundanya. Sedangkan yang sudah siap bisa tetap menjalankannya.
"Kan kita bisa rekomendasikan, supaya yang belum ada anggarannya, ya ditunda saja. Ya, yang sudah ada anggarannya, siap jalan. Tetapi kita belum final. Masih ada upaya-upaya yang akan kita lakukan," tutur Badrodin, Kamis (2/7/2015) di Jakarta.
Badrodin sendiri mengakui bahwa masih ada kekurangan anggaran untuk Polri dalam pengamanan pilkada Desember nanti. Bila sebelumnya, dalam rapat kordinasi Badrodin menyebut kekurangan anggaran itu mencapai Rp700 miliar, kini dia menyebut sekitar Rp500 miliar. Untuk diketahui, Polri disebut butuh anggaran Rp1,075 triliun untuk pengamanan pilkada.
"Itu kan nanti ada rapat lagi dengan Mendagri, bahwa akan diusahakan untuk bisa dikordinasikan dengan pemerintah. Sekarang sudah ada perkembangan. Kalau nggak salah, ada kekurangannya tapi enggak segitu (Rp700 miliar). Sekitar Rp500-an (miliar)," ujar Badrodin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
-
Tutup Rakernas I, PDIP Resmi Tegaskan Posisinya Sebagai Partai Penyeimbang: Kawal Pemerintahan
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP